10 December 2019

Rizal Ramli Bergerak Teduhkan Suasana di Pilkada DKI: Aksi di Masjid Lautze Sebagai Langkah Nyata

KONFRONTASI- Pilkada DKI Jakarta kali ini dinilai sudah memanas berat, liar dan  tidak sehat. Pasalnya, hajatan demokrasi liberal sudah dikontaminasi pada isu agama. Salah satunya, kasus dugan penistaan agama/ulama dan pelecehan terhadap Ketua MUI Ma'ruf Amin yang dilakukan petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Terkait dengan itu, Tokoh Nasional Rizal Ramli mengajak masyarakat di kalangan bawah untuk berdialog agar suasana yang kian memanas bisa menjadi teduh. Rencananya, ekonom senior itu akan menunaikan shalat Jumat bersama kaum Muslim Tionghoa dan para jemaah lainnya, besok (3/2/17) di Masjid Muslim Tionghoa yakni Masjid Lautze, Jakarta. Rizal Ramli adalah menko ekuin era  Presiden Gus Dur, seorang pluralis dan inklusif tulen serta mantan menko kemaritiman Presiden Jokowi.. ''Indonesia jangan sampai seperti Libanon atau alami polarisasi sosial seperti dalam kasus Poso dan AMbon tempo hari akibat isu SARA,''tuturnya penuh keprihatinan.

Usai shalat, Rizal Ramli yang dikenal sebagai sang rajawali, akan berdialog dan bertukar pikiran, saling asah-asih-asuh, dalam situasi yang tegang dan tidak nyaman belakangan ini akibat ulah Ahok, yang berdampak bagi segenap anak bangsa di negeri kita.

"Kita sholat bersama saudara-saudara kita Tionghoa untuk membangun kembali semangat solidaritas, persatuan-kesatuan dan saling asah-asih-asuh demi maslahat bersama," kata inisiator Gerakan Anti Kebodohan semasa aktif sebagai aktivis mahasiswa ITB itu.

"Masyarakat bawah sudah dibikin geram dan panas oleh Ahok atau Basuki Tjahaya Purnama yang melampaui batas, sangat arogan, fasis dan koruptif, dan rakyat sudah kecewa dan frustasi terhadap perbuatan Ahok," imbuh alumnus UIN Yogyakarta, Lukman Hakim.

Berbagai kalangan melihat betapa Ahok telah merusak harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara yang penuh toleransi sebagaimana diajarkan oleh Nahdlatul ulama dan seluruh elemen bangsa Indonesia selama ini, dengan sikap yang sama sekali tidak mencerminkan adat istiadat ketimuran dan keindonesiaan. (kf)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...