30 April 2017

Rizal Ramli Anggap Menteri Susi dan Menteri Jonan Orang-orang Nekat

KONFRONTASI-Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli memiliki kesan tersendiri kepada para menteri yang akan berada dibawah koordinasinya.

Mantan menteri koordinator perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu menyebut menteri-menteri di bawah kordinasi Kemenko Kemaritiman nekat-nekat.

"Menteri di sini nekat semua. Bu Susi siapa yang tidak kenal dia? Begitu juga Jonan, siapa yang tidak kenal dia?" ujar Rizal Ramli saat acara serah terima jabatan Kementerian Koordinator Kemaritiman di Kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Kamis (13/7/2015).

Pertama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Di mata Rizal, Susi adalah menteri yang hebat. Sejak menjabat sebagai Menteri tahun lalu, Susi dinilai berhasil memukul mundur para pelaku illegal fishing di wilayah laut Indonesia.

Kedua Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. Rizal mengaku tahu persis sepak terjang Jonan sejak menjabat senior excecutive di Citibank dulu. Bahkan, Rizal mengaku memberikan tugas kepada Jonan untuk menjadi Direktur Utama Bahana yang saat itu merugi Rp 9 triliun.

"Saya suruh dia (Jonan) karena dia berani dan ngerti masalah. Dia penuhi dua hal itu. Dan walau gajinya saat di Bahana lebih rendah, dia bisa balikkan untung untuk PT Bahana," puji Rizal.

Rizal juga memuji Jonan karena dana Kementerian Perhubungan yang ada dalam Anggaran Penerimaan Belanja Negara Perubahan 2015 (APBN-P) lebih dialokasikan untuk kawasan Indonesia Timur. Menurut Rizal, kebijakan Jonan itu sudah ada pada arah yang benar.

"Dulu kalau ada budget APBN semua untuk Jawa. Saat ini inisiatif untuk luar Pulau jawa. Akibat deregulasi perkapalan tahun 1988, dihapus rute jalur-jalur cepat kapal. Sehingga indonesia timur makin lama makin ketinggalan. Ini enggak bener kita harus ubah supaya ada pusat pertumbuhan ekonomi. Agar anggaran APBN untuk indonesia timur," ucap dia.

Sementara itu kepada Menteri Pariwisata Arif Yahya, Rizal ingin agar turis asing tak hanya 6 juta orang per tahun. Dia mengaku akan mendorong Arif sehingga mampu mendatangkan 15 juta turis asing per tahun pada 2019 mendatang. Sedangkan kepada Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Sudirman Said, Rizal tak membahasnya karena tak hadir dalam acara serah terima jabatan.[mr/warkot]

Category: 

loading...


News Feed

Berita Lainnya

loading...