18 September 2019

Refly Harun: Siapa Yang Curang Tidak Boleh Duduk Di Singgasana

KONFRONTASI -  Setiap warga negara Indonesia pasti mendambakan hadirnya proses pemilihan umum yang jujur dan adil. Hal yang sama turut dirasakan pakar hukum tata negara Refly Harun.“Mendambakan pemilu jurdil itu keinginan pribadi sebagai seorang warga negara,” terangnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Senin (10/6).

Refly menegaskan bahwa keinginannya itu tidak ada hubungan dengan pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno maupun Joko Widodo-Maruf Amin. Menurutnya, hal tersebut murni keinginan sebagai seorang warga negara.


“Siapapun yang curang harusnya tidak boleh duduk di singgasana kekuasaan. Itu prinsip umum dan berlaku untuk siapapun,” tegasnya.
 


Namun demikian, pasangan Prabowo-Sandi tidak terima dengan hasil tersebut dan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena menemukan sejumlah indikasi kecurangan pilpres.(Jft/Rmol)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...