27 May 2019

Rahasia Pemenang Pilpres 2019 ; Ditentukan Di Kalimantan Timur

KONFRONTASI -  Sebelum melanjutkan membaca ulasan berikut ini ayo monggo tarik nafas dulu baik-baik supaya lancar membacanya. Kalau perlu siapkan segelas kopi panas yang baru diseduh air mendidih 100 derajat Celsius agar lebih mantep atine. Hehehe

Kalau memperhatikan pembagian jumlah pemilih Indonesia saat ini dapat kita bagi kedalam 5 (lima) group provinsi  yang ada di Indonesia kini, yaitu ;

  1. Pulau Sumatera                                 : 20,30%
  2. Pulau Jawa                                         : 58,14%
  3. Nusa Kecil (Bali, NTB, NTT)          : 5,33%
  4. Pulau Kalimantan                             : 5,84%
  5. Pulau Sulawesi, Maluku, & Papua : 10,39%

Nah, berikut utak-atik petunjuknya sebagai bahan wawasan masing-masing pembaca. (kami sadar bahwa  website kesayangan kita ini www.vote-indonesia.com lama sekali belum upload artikelnya dikarenakan urusan teknis. Hahaha).

Analisis cocoklogi dimulai (sekali lagi ambil nafas dulu… hehehe)

  1. Pertarungan pilpres 2019 di pulau Sumatera akan dimenangkan tipis oleh pasangan nomor urut 2 (dua). Kemungkinannya begitu kalau kita liat semangat pendukung pilpresnya dan dari hasil kalkulasi kami dari berbagai media online.
  2. Sedangkan di pulau jawa akan dimenangkan oleh pasangan nomor urut 1 (satu) namun kemenangannya dibawah 2% saja kira-kira yaa. Memang ini wilayah padat pertarungan mengingat wilayah ini lebih separuh jumlah pemilih nasional. Logikanya menang telak akan sulit dicapai karena kedua pasangan yang ada sama – sama berupaya maksimal melakukan upaya pemenangan.
  3. Kemudian pertarungan pilpres di wilayah Nusa Kecil (liat data point 3) tetap akan dimenangkan oleh pasangan nomor urut 1 (satu) tapi ya tetap tipis kemenangannya. Ini dapat ditarik kesimpulan dari sejarah pemilu sebelumnya dimana partai pendukung incumbent cukup telak menang di beberapa wilayah di Nusa Kecil ini. Sehingga asumsinya pasangan nomor urut 1 bakal mampu mendapatkan dukungan mayoritas.
  4. Sementara itu di pulau Kalimantan ada suatu wilayah yang akan sangat menentukan kemenangan bagi para capres tersebut, yakni provinsi Kalimantan Timur. Kok bisa sih? Yaa mungkin aja kan.. kepo, hahahaha.
  5. Di wilayah group provinsi kategori ke lima ini sangat dimungkinkan pasangan nomor urut 1 yang menang atau bisa jadi nomor urut 2 yang menang (fluktuasi suara di wilayah ini sangat tinggi, sehingga kita menunggu hari H saja untuk mengkalkulasikannya).
  6. Jadi skornya adalah sebagai berikut ;
  7. Pulau Sumatera : 20,30%  pasangan nomor 2 menang lumayan.
  8. Pulau Jawa : 58,14%  pasangan nomor 1 menang tipis.
  9. Nusa Kecil (Bali, NTB, NTT) : 5,33%    pasangan nomor 1 menang lumayan.
  10. Pulau Kalimantan : 5,84%    wilayah penentu kemenangan.
  11. Pulau Sulawesi, Maluku, & Papua : 10,39%    setiap pasangan masih mungkin menang.

Memang saat ini untuk menemukan prediksi yang dapat dipercaya itu sulit sekali. Rilis berbagai lembaga survei juga bersifat sementara saja bukan untuk meprediksi hasil sesungguhnya nanti 17 April 2019. Untuk memenuhi opsi bacaan lain dari prediksi analisis lah tulisan ini kami buat.

Sebagai tambahan akhir tulisan ini, kusambungkan sedikit kenapa penentu kemenangan pilpres 2019 ada di Kaltim yakni sebagai peran aktif atau bukan sekedar partisipasi pemilu saja bagi di tingkat nasional. Analisis kita boleh berbeda kok, silahkan berkomentar pada kolom yang telah disiapkan oleh website ini.

Kalimantan Timur itu ya ada di situ Kutai kan. Nah, dari peran Kutai sejak lama itulah mengapa kami melihat adanya ketersambungan pemenang pilpres 2019 yang akan datang. Boleh dari mana saja melihatnya, bukan berarti data kecil maka pasrti pengaruh juga kecil, begitu sebaliknya.

Coba perhatikan dari semangat setiap pendukung pasangan capres saat ini, pendukung pasangan capres mana yang paling logis?

Pendukung pasangan mana yang paling meluas aksinya?

Pendukung pasangan mana yang paling mungkin mayoritas millennial?

Pendukung pasangan mana yang paling menyentuh perasaan masyarakat pemilih?

Carilah jawaban-jawaban itu secara serius, tanyakan kepada kedua orang tuamu yang sudah sejak lama tidak ikut aktif berpolitik lagi.

Tanyakan juga kepada orang-orang yang kalian anggap sebagai orang tua kalian dimana biasanya nasehat bijaknya untuk dituruti.

Kalau sudah menemukan jawabannya maka tiba-tiba akan semakin jelas dan bertambah kemampuan analisi politik bagi setiap diri kita.

Sekian.

Salam kompak NKRI, semangat tetap membaikan, merdeka !!!(Jft/VoteIndonesia)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...