25 August 2019

Publik dan Pasar Menunggu Reshuffle Kabinet Jokowi. Rakyat sudah Lapar, Para Menteri Ekonomi Malah 'Dangdutan'

KONFRONTASI- Publik dan pasar Indonesia sedang menunggu reaksi pemerintah untuk memperbaiki kondisi struktural ekonomi 2015. Salah satu tindakan yang ditunggu yakni perombakan (reshuffle) kabinet. Kepercayaan publik maupun pasar pada Jokowi kian merosot karena  para menteri perekonomiannya bekerja buruk, dan bermental business as usual, keenakan saja..Tanpa reshuffle, Jokowi yang bakal direshuffle rakyat karena ekonomi bakal ambruk.Publik dan Pasar menunggu Reshuffle Kabinet Jokowi. Rakyat sudah lapar, namun para menteri perekonomian malah 'Dangdutan'

Figur menteri ekonomi yang cukup kredibel dinilai cukup mampu membantu struktural ekonomi Tanah Air. “Setidaknya mereka bisa mencari cara bagaimana agar masalah struktural ekonomi di akhir 2015 ini bisa diatasi,” kata analis pasar uang BRI, Rahmat Wibisono dilansir Republika, Selasa (4/8).



Saat ini bukan hanya rupiah makin melemah terhadap dolar AS, tetapi juga mata uang negara lain terlebih negara-negara Asia Pasifik seperti Indonesia dan Malaysia. Jika kondisi struktural ini tidak segera dibenahi, maka tren tekanan terhadap rupiah masih akan sama ke depannya.

Pelemahan rupiah dalam arti positif dan terkendali dapat menyebabkan daya saing produk dalam negeri terhadap pasar internasional membaik. “Karena pelemahan nilai tukar membuat pasar bisa menjual produknya dengan harga lebih murah,” ucapnya.

Sebaliknya, apabila pelemahan rupiah tidak terkendali, justru hanya akan membawa inflasi luar negeri masuk ke dalam negeri yang dapat membebani pertumbuhan.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...