25 August 2019

Presiden Jokowi Dinilai Amatiran, Memalukan, kata Prof Yusril Ihza

KONFRONTASI- Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra mengatakan setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan pemberhentian Menteri ESDM Arcandra Tahar, negara akan diurus oleh para Amatiran.

"Kapan sih rakyat negeri ini akan sadar bahwa negara seharusnya dipimpin orang yang mengerti ngurusi negara, bukan amatiran melulu?" ketusnya di Jakarta, Senin (15/8/2016).

Ia bahkan menilai langkah Presiden Joko Widodo ini adalah sebuah tindakan yang memalukan.

"Presiden sampai salah mengangkat menteri yang ternyata telah kehilangan status WNInya adalah tindakan yang memalukan," jelasnya.

Ia bahkan menilai para menteri juga tidak memberikan kejelasan soal kewarganegaraan Archandra Tahar.

"Anehnya, para menteri pembantu Presiden memberikan penjelasan bertele-tele mengenai status kewarganegaraan Archandra Tahar," katanya.

Selain itu, pernyataan Menkumham Yasona Laoly soal Archandra dianggap sangat tidak berlandasan hukum yang benar.

"Tak kurang anehnya adalah penjelasan Menkumham yang seolah-olah tidak mengerti hukum kewarganegaraan RI. Sungguh amatiran mengurus negara," ketusnya.

Ia meminta Presiden Jokowi bertanya kepada dirinya sendiri apakah beliau mampu mengurus negara ini dengan benar sesuai amanat konstitusi

"Jangan biarkan negara ini amburadul, jadi bahan olok-olok dan tertawaan bangsa-bangsa lain. Kita harus punya harga diri," tegasnya.

Ia pun menghimbau agar Presiden Joko Widodo tidak membuat negara ini malu dengan tindakan seperti ini.

"Urus negara ini dengan benar, jangan bertindak seperti amatiran yang akhirnya memalukan bangsa dan negara," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin (15/8/2016) Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan pemberhentian Menteri ESDM Arcandra Tahar karena diduga memiliki kewarganegaraan ganda. Amerika Serikat dan Indonesia.

Sebelumnya munculnya isu Archandra merupakan warga Amerika Serikat berawal dari pesan berantai yang belum diketahui siapa pengirimnya. Dari informasi tersebut dikatakan bahwa dia telah resmi menjadi warga negara adidaya tersebut melalui sistem naturalisasi dengan diambilnya sumpah setia kepada negara Amerika. [hpy]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...