21 April 2019

Prabowo-SBY Tinggal Duduk Manis kalau Usung Rizal Ramli jadi Capres 2019. RR Raih Dukungan Rakyat dan Kalangan Bisnis

KONFRONTASI- Mantan Presiden SBY dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto (PS)  tinggal duduk manis kalau ajukan Rizal Ramli PhD sebagai capres 2019 dari koalisi SBY-PS guna menundukkan Jokowi.  RR mencari logistik dari kontribusi rakyat dan kelas menengah, mendapat dukungan finansial dari masyarakat dan kalangan bisnis menengah ke atas serta investor internasional. Secepatnya SBY-PS harus bersikap mengajukan RR jadi Capres, sebelum RR diserobot kandang Banteng PDIP  jadi Cawapres Jokowi 2019. Hal ini penting agar ada kontestasi Pilpres yang berkualitas dan menarik. RR bisa berduet dengan Prabowo atau AHY, kalau tidak keduluan diambik Kandang Banteng jadi cawapres Jokowi. Inilah  politik riil, dan kompetisinya ketat karena Cuma dua pasangan yang bersaing 2019. RR bertekad benah dan  perbaiki ekonomi agar tumbuh 9-10 persen/tahun selama 5-10 tahun ke depan.

Demikian pandangan Direktur Freedom Foundation  Darmawan Sinayangsah, aktivis Gerakan Mahasiswa 1998 Niko Ardian . analis Arief Gunawan dari RMOL/Majalah Rakyat Merdeka dan  Ir Syafril Sofyan aktivis gerakan mahasiswa 1977/78

Hasil gambar untuk Rizal ramli

Mereka menilai, SBY-PS masuk jebakan intelijen kalau  Prabowo berduet dengan AHY atau Salim Segaf Al Jufri karena bakal kalah melawan Jokowi,si petahana. Dari pada masuk jebakan Batman intelijen itu, Prabowo bisa memilih Mantan Menko Ekuin/Kemaritiman  Rizal Ramli atau Ustad Abdul Somad untuk mengalahkan Jokowi. Atau kalau tidak pilihannya adalah Prabowo urung maju dan ajukan Kotak Kosong untuk melawan Jokowi yang para relawannya sudah siap berkelahi/berantem sesuai pesan Jokowi sendiri dalam dialog dengan Relawan Jokowi di Sentul Bogor baru baru ini. Jokowi meremehkan Kotak Kosong, tapi  sesungguhnya Jokowi takut melawan Kotak Kosong karena  bakal ndomblong, bengong dan mlompong menghadapi Kotak Kosong.

Hasil gambar untuk Rizal ramli

Dosen FH-UKI, Advokat dan Aktivis 1998 Niko Adrian MH sebelumnya mengingatkan bahwa Presiden Jokowi mungkin berhadapan dengan Kotak Kosong dalam Pilpres nanti dan itu menjurus krisis legitimasi bagi demokrasi liberal- kriminal dewasa ini. Daripada menimbulkan gesekan kekerasan dan terjadi korban sosial dalam pemilu\pilpres akibat pernyataan Jokowi agar relawan siap berekelahi/ berantem, maka pilihan kotak kosong dari kubu Prabowo Subianto sangat mungkin diambil dan krisis legitimasi pun terjadi. Dan kalau Jokowi menang  melawan kotak kosong,  maka si petugas partai PDIP  itu bakal jadi ‘’Presiden dagelan/Presiden ketoprakan-ludrukan’’ paling konyol di Indonesia  yang ditertawakan seluruh dunia,

Dan bila itu terjadi, kata Niko, maka kubu  Jokowi bingung sendiri karena berperang melawan diri mereka sendiri, dan inilah mungkin akhir demokrasi kriminal yang sarat banyak persyaratan dan hambatan bagi para intelektual untuk terjun ke politik. ‘’Syarat  harus ada uang/logistik, syarat 20% perolehan suara parlemen bagi gabungan/koalisi parpo ldst, semua itu menyandera bangsa ini dalam demokrasi kriminal yang busuk sekali,’’ kata Niko, mantan ketua forum komuniasi generasi muda Nahdlatul Ulama DKI Jakarta.

Menurutnya, Kalau Jokowi melawan kotak kosong, maka gairah politik padam, krisis legitimasi dan krisis kepercayaan meluap, dan posisi Prabowo Subianto tetap normal-biasa saja.

Hasil gambar untuk Rizal ramli dan anwar ibrahim

Di Makassar, Sulawesi Selatan, Pilkada dimenangkan kotak kosong. Pilkada tersebut diikuti calon tunggal, yakni pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) dan dimenangkan kotak kosong.

‘’Itu akan terjadi di Pilpres kalau Jokowi melawan kotak kosong, sebab kalaupun menang dia bakal jadi ‘’Presiden dagelan/Presiden ketoprakan-ludrukan di Indonesia  yang ditertawakan seluruh dunia,’’ kata Niko.

Hasil gambar untuk Rizal ramli

Persoalannya, apakah Prabowo jadi maju atau membiarkan demokrasi kriminal-liberal ini jalan sendiri menuju jurang krisis legitimasi. ‘”Selain Kotak Kosong, maka  yang bisa kalahkan  Jokowi itu adalah Rizal Ramli PhD. Meski RR tidak populer disbanding Jokowi, namun sekali debat Jokowi bakal diplonco soal ekonomi-politik dan Jokowi bakal  jadi boncel dan malu sekali, tegang sekali dan asal bunyi,’’ katanya.  

Prabowo Subianto dibikin pusing, ribet dan ruwet dengan tuntutan PKS, PAN soal logistic dan cawapres yang PKS/PAN minta. Sebetulnya, kalau rasional dan obyektif , maka Prabowo pilih saja Rizal Ramli atau tidak usah maju jadi capres kalau sulit logistic dan memilih wapresnya

Hasil gambar untuk Rizal ramli dengan ibu2

 ‘’Prabowo disandera koalisinya, maka lebih baik Bowo ajukan aja RR melawan Jokowi.  Gitu aja kok repot,'' kata Niko Adrian MH, aktivis 1998 dan akademisi FH-UKI Jakarta mengacu seloroh Gus Dur

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. Dalam pertemuan itu, Rizal sempat berkelakar terkait Pilpres 2019.

Hasil gambar untuk Rizal ramli dan anwar ibrahim

Menurut Rizal, sosok yang mampu mengalahkan Joko Widodo hanya dirinya dan Anies. Sedangkan sosok lain, menurutnya kurang mumpuni melawan Jokowi.

Hasil gambar untuk Rizal ramli dan anwar ibrahim

"Saya memang bercanda sama Anies kalau ada kompetisi presiden yang fair, hanya dua orang yang kalahkan Pak Jokowi. Satu Anies Baswedan, kedua Rizal Ramli. Ya kalau yang lain masih ecek-eceklah," kata Rizal di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (30/7)

.(konf)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...