11 December 2018

Prabowo, Sandi, Amien Rais dan Rizal Ramli Korban Hoaks Ratna Sarumpaet

KONFRONTASI - Kepala Bareskrim Polri diminta bersikap proporsional dan profesional dalam menangani tindak pidana kasus hoax yang dibuat Ratna Sarumpaet (RS). Direktur Pusat Studi Hukum Publik (PSHP) Andi Muhammad Asrun mengatakan ada yang telah menyeret Prabowo Subianto sebagai tersangka dalam kasus ini, padahal lanjut Asrun Prabowo Subianto posisinya sebagai korban karena telah dibohongi aktivis perempuan Ratna Sarumpaet.

"Karena sebelum mengatahui kebenaran dari cerita Ratna Sarumpaet, Prabowo Subianto dan tokoh tokoh lainnya seperti Sandiaga Uno, Amien Rais, Rizal Ramli, Djoko Santoso memberikan simpati sebagaimana dikehendaki Ratna Sarumpaet," ujar Asrun. (4/10).

"Bahwa berdasarkan fakta tersebut maka seseungguhnya Prabowo Subianto adalah korban dari kebohongan RS, sehingga tidak memiliki alasan hukum untuk menempatkan mereka sebagai pelaku turut serta dalam tindak pidana tersebut, mereka adalah korban hoax," kata Asrun.

Sebelumnya, Farhat Abbas yang tergabung dalam Komunitas Pengacara Indonesia Pro Jokowi (Kopi Pojok) melaporkan 17 nama politikus nasional ke Bareskrim Polri. Salah satu nama yang dilaporkan adalah calon presiden Prabowo Subianto.

Ia melaporkan para politikus itu terkait dugaan ujaran kebencian mengenai kasus Ratna Sarumpaet. Adapun pihak yang dilaporkan Farhat selain Prabowo, ada Rachel Maryam hingga Fadli Zon.

"Kami melaporkan 17 tokoh nasional serius dan calon presiden," kata Farhat Abbas di Bareskrim Polri, (3/10).

Laporan itu pun diterima Bareskrim dengan nomor polisi LP/B/1237/X/2018/BARESKRIM.

Para terlapor dianggap menyebarkan berita bohong yang merugikan pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Farhat menganggap, para politikus beramai-ramai mempergunakan berita Ratna untuk menjatuhkan Jokowi.

"Yang kami laporkan berkaitan dengan konspirasi dan permufakatan jahat, fitnah Ratna Sarumpaet dirinya seolah-olah didzolimi. Cerita ini dimanfaatkan Prabowo dan Amien sebagai kampanye hitam menjatuhkan calon presiden saya nomor 1," ujar Farhat.[ian/rml]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...