16 October 2019

Prabowo: Jika Ada Orang Lain Yang Lebih Baik, Saya Siap Mendukung di Pilpres 2019

KONFRONTASI- Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya maju sebagai calon presiden di Pilpres 2019. Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan akan memperjuangkan kepentingan rakyat
"Saya siap untuk menjadi alat menuju perubahan bangsa," kata Prabowo di acara Ijtima Ulama yang diadakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (27/7).

Prabowo miris banyak kekayaan Indonesia tak dinikmati oleh rakyat. Ia menghendaki Indonesia ke depan harus berdiri di atas kaki sendiri dan perekonomiannya tak dijajah oleh asing.

Selain menyatakan kesiapannya, Prabowo juga menyatakan bersedia mendukung jika ada orang lain yang lebih baik. Tak maju di Pilpres bukan masalah. Prabowo menegaskan dirinya bersama Gerindra mendukung kepentingan rakyat dan umat.

"Jika ada orang lain yang lebih baik, yang ditentukan untuk menjadi alat untuk perubahan dan bukan saya, maka saya pun siap untuk mendukung," tukas Prabowo

PRABOWO SEBUT RIZAL RAMLI

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut tiga kali nama Rizal Ramli dalam pidatonya di acara Ijtima Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF).

Acara pertemuan ulama itu berlangsung di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat. Nama Rizal, ekonom senior yang menyatakan siap maju di Pilpres 2019, disebut oleh Prabowo terutama saat menyinggung kondisi terkini perekonomian bangsa.

Pesan utama yang disampaikan Prabowo dalam pidatonya antara lain mengenai nilai tukar rupiah yang terus melemah, harga bahan pokok yang melambung tinggi, serta lapangan kerja yang sulit.

"Kemiskinan bertambah tapi masih ada menteri yang mengatakan bahwa kemiskinan berkurang. Inilah yang dimaksud dengan kemiskinan terstruktur seperti yang pernah dikatakan Pak Ramli (Rizal Ramli)," ucap Prabowo dalam pidatonya, Jumat (27/7) malam.

Rizal Ramli sendiri hadir dalam pertemuan itu. Dia duduk di barisan depan podium dengan para petinggi partai politik. Nampak hadir juga dalam forum tersebut yakni Presiden PKS Sohibul Imam, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Gubernur DKI Anies Baswedan, dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno.

Pertemuan ulama itu kemungkinan akan menghasilkan rekomendasi calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung di pemilihan presiden 2019.[dem]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...