26 May 2019

Pengakuan Jokowi Andai Kalah oleh Prabowo di Pilpres 2019 versi Ustaz Yusuf Mansur

KONFRONTASI -  Ustaz Yusuf Mansur angkat bicara soal chat WhatsApp yang berisi pujiannya terhadap sosok Joko Widodo atau Jokowi yang viral.

Adapun Ustaz Yusuf Mansur berkesempatan menjelaskan kepada publik terkait pujian-pujiannya terhadap Jokowi saat diundang sebagai bintang tamu di acara Mata Najwa yang tayang pada Rabu (13/2/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Yusuf Mansur membenarkan bahwa pesan berisi pujiannya terhadap Jokowi itu ia sampaikan secara tulus.


"Ya sebagai seorang anak bangsa yang belajar positif, memuji, mengapresiasi, ya saya kira itu proses belajar yang bagus. Dan saya kan tidak hanya memuji Jokowi, saya memuji Sandiaga Uno, cuma belum tayang aje," kata Ustaz Yusuf Mansur di acara Mata Najwa, Rabu (13/2/2019).

Menurut Ustaz Yusuf Mansur, pujiannya terhadap Jokowi itu dilakukan dalam rangka memberi warna di tengah-tengah banyaknya hujatan, cacian dan makian terhadap sosok Jokowi.

"Yang penting tidak bohong, dari 2007 saya bersahabat dengan beliau (Jokowi)," kata Ustaz Yusuf Mansur.

Ketika Ustaz Yusuf Mansur ditanya oleh Host Mata Najwa yakni Najwa Shihab tentang terstimoni keislaman Jokowi, ia pun santai menjawab pertanyaan itu.

"Saya inget seorang ibu juga (ibunda Jokowi), waktu Pak Jokowi tuh lagi down-downnya, beliau tidak mampu memberi nasihat, tidak mampu memberi motivasi, dia baca Qulhu 100 kali, sampai kemudian Pak Jokowi naek lagi, bisa export perdana 2004. Menyadari kekuatan Qulhu dan Alfatihah itu hebat, enggak semua ibu lho mau doain anaknya kayak gitu," kata Ustaz Yusuf Mansur.

Berlanjut pada pertanyaan lain dari Najwa Shihab, Ustaz Yusuf Mansur ditanya soal mengapa ia baru membuka percakapan berisi pujian terhadap sosok Jokowi tersebut di saat momen kampanye Pilpres 2019.

 

"Bismillahirohmanirohim, saya bilang saya lagi pengen berusaha belajar menjadi yang positif. Salah satu belajar yang positif itu adalah belajarlah memuji," ujar Ustaz Yusuf Mansur

 

Selain itu, Najwa Shihab pun bertanya soal pernyataan Ustaz Yusuf Mansur di chat WhatsApp yang viral itu mengenai sudah lama menahan dan ragu untuk menceritakan semua pernyataannya tentang Jokowi.

 

"Iya karena dilarang sama Pak Presiden. Jadi Presiden tuh berapa kali manggil saya. Dan Sepanjang 2018 tuh seminggu sekali, dua minggu sekali, ini live lho ya, dan Insya Allah dengan izin Allah saya tidak sedang berbohong. Artinya ketika saya bicara sepanjang 2018 itu bicaranya cuma umat, masyarakat, agama itu aja. Dan tidak ada satupun dipublish oleh beliau (Jokowi), sebagai kedekatan beliau dengan saya, tidak ada," kata Ustaz Yusuf Mansur.

Sementara itu, terkait pernyataan Ustaz Yusuf Mansur soal jawaban Jokowi yang memintanya tidak mendukungnya karena khawatir ditinggal umat turut juga ditanyakan oleh Najwa Shihab dalam sesi wawancara tersebut.

IFrame
"Yang saya soroti adalah keikhlasan beliau (Jokowi), itu karena ikhlasnya, dia larang saya bicara," kata Ustaz Yusuf Mansur.

Bahkan, dalam pengakuan Ustaz Yusuf Mansur, Jokowi mengatakan seandainya tak terpilih lagi menjadi Presiden, maka Jokowi tak terlalu memusingkan hal itu.

Ustaz Yusuf Mansur berkesempatan menjelaskan kepada publik terkait pujian-pujiannya terhadap Jokowi saat diundang sebagai bintang tamu di acara Mata Najwa yang tayang pada Rabu (13/2/2019).

Ustaz Yusuf Mansur berkesempatan menjelaskan kepada publik terkait pujian-pujiannya terhadap Jokowi saat diundang sebagai bintang tamu di acara Mata Najwa yang tayang pada Rabu (13/2/2019). (Capture Mata Najwa Trans 7)

"Pak Jokowi Bilang ke saya, Ustaz jangan ikut-ikutan Pilpres, enggak usah bela saya, enggak usah bantu dan enggak usah dukung saya, ada Allah. Saya enggak jadi enggak apa-apa, paling partai yang pusing. Kalau saya enggak jadi Presiden, nanti saya jadi Satpamnya Paytren aja," kata Ustaz Yusuf Mansur saat menyampaikan perkataan Jokowi terhadapnya.

Dipendam

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi)

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) (instagram/Jokowi)

Sebelumnya diberitakan, Ustaz Yusuf Mansur akhirnya mengungkapkan dukungannya kepada Presiden RI Jokowi.

Kesan dan pandangan pribadi Ustaz Yusuf Mansur membuat ramai media sosial setelah diunggah di akun Instagram, Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Jumat (8/2/2019).


Dari unggahan foto tangkap layar chat WhatsApp tersebut, Ustaz Yusuf Mansur membeberkan apa yang selama ini ia pendam.

Adapun Ustaz Yusuf Mansur bercerita banyak hal, namun satu di antaranya mengenai dukungannya kepada Jokowi.

 

Ia mengaku mendapat penolakan saat itu ketika menegaskan dukungannya untuk Jokowi.

Dituliskannya, Jokowi mengkhawatirkan nasib bisnis pembayaran Paytren yang merupakan milik Ustaz Yusuf Mansur.

"Saya dah lama pengen bicara. Tapi dilarang beliau, Demi Allah. Beliau berulang kali bilang. jangan bela saya. Kasianin Paytren. Ntar ditinggal ummat. Berkali2," tulis Yusuf Mansur.


Selain itu, Yusuf Mansur juga menuliskan keinginannya untuk terlibat juga sempat dibahas oleh Ketua Umum PDIP, Megawati, Wapres Jusuf Kalla hingga Ketua Tim Kemenangan Nasional (TKN) Erick Thohir.

Disebutkannya, Mantan Ketua Mahkamah Konsitutusi, Mahfud MD menyampaikan Jokowi mengatakan kepadanya hal itu tidak perlu lantaran Ustaz Yusuf Mansur sedang berjuang membangun ekonomi umat.

"Bahkan Prof Mahfud pernah cerita. lain, di ultah Mega, tercetus dari Di depan Mega, JK, dan petinggi2 Erick Tohir ttg pelibatan saya."

"Tapi kata Prof Mahfud, Presiden blg, Jangan. Dan kemudian bercerita, bhw Yusuf Mansur itu sedang berjuang membangun ekonomi ummat. Ga usah pilpres2an," tulisnya.

Selain itu, Yusuf Mansur mengisahkan cerita-cerita yang ia dengar dan saksikan sendiri terkait keluarga Jokowi.

Mulai dari kebiasaan dari masa lalu ibu Jokowi hingga sang istri, Iriana Jokowi.


Melihat kebiasaan-kebiasaan ibu Jokowi dan istrinya yang tak berubah, Yusuf Mansur sampai mengucap 'masyaallah' sebagai bentuk kekaguman.

"Dengan hafalan Quran saya, saya yg begitu dekat dg Pak Jokowi jadi saksi, apa yang sering dibicarakan ttg keburukan Pak Jokowi, hanya fitnah belaka."

"Pendukung Jokowi, ayo bcr kan kebaikan Pak Jokowi. Tanpa menjelekkan Pak Prabowo. Dan sebaliknya."

Ia pun mengunggah bukti percakapannya itu dan kemudian melanjutkan pernyataannya.


"Penjaga masjid istana bersaksi ke saya, sejak 20th yl, bahkan ada yg kerja 30th, bersaksi Presiden Jokowi adalah Presiden yg paling banyak ke masjid. Dan ini selaras dg pemandangan selama 1th trakhir kami pas kami dekat sekali u urusan eMoney," lanjut Yusuf Mansur.

Selain itu, Yusuf Mansur juga sempat menyoroti kebiasaan istri Jokowi, 15 tahun lalu. 

"Istri Presiden pun seperti kita2. Bahkan ga hobi belanja dan seperti suaminya. Kalo ke Solo, nyetir sendiri. Saya menyaksikan berkali2. Sampe geleng2. Bukan pencitraan. Dari 15th sblm jd presiden, jdi anggota pengajian, kwn saya di Solo. Ada foto2. Dg posisi jamaah biasa."

Komentar Nyinyir

Meski pesan WA yang dikirimkan Ustaz Yusuf Mansur itu tak menebar kebencian pada siapapun, ternyata ada saja yang berkomentar nyinyir.

Hal ini setelah melihat di waktu (jam) pesan tersebut masuk ternyata hampir bersamaan.

Padahal jika ditulis langsung, kalimat yang cukup panjang itu tidak mungkin bisa masuk bersamaan.

Terkait hal ini, Ustaz Yusuf Mansur pun memberikan klarifikasi melalui WA ke TGP yang kemudian diunggah lagi ke Instagram. (Jft/Tribun)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...