22 January 2018

Pemerintah Menaikkan Tarif Listrik 900VA Melanggar UUD 1945, Sebut DPR

KONFRONTASI -  Kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) terus mendapat perhatian publik. Wakil Ketua Komisi XI DPR Achmad Hafisz Thohir mengingatkan agar pemerintahan Jokowi dalam mengambil kebijakan tidak menyakiti kehidupan rakyat dengan menghilangkan haknya untuk hidup.

“Kita bicarakan bukan untuk pemasukan negara yang maksimal, kalau caranya bagus kita dukung. Tapi jika caranya menyakiti rakyat, maka harus dikaji kembali,” kata Hafiz, di Jakarta, Rabu (14/6).

Ia berpandangan bahwa penikmat listrik rumah tangga 900 VA yang layak disubsidi, merupakan masyarakat dengan golongan menengah ke bawah atau dalam kategori berpenghasilan 3 hingga 4 juta rupiah tiap bulannya.

Sehingga, sambung politikus PAN itu, TDL kemudian dinaikan terhadap pelanggan 900VA, maka besar kemungkinan akan mengganggu daya beli masyarakat dan memicu inflasi.

“Kalau kita lihat listrik daya 900 va itu rata-rata penghasilan Rp3 Juta sampai Rp4 juta, bayangkan listrik segitu, satu bulan harus keluarkan biaya hingga Rp1 juta, anak istrinya makan apa, anak punya mimpi, bayangkan dengan uang (sisa) segitu bisa ga kuliahkan anak, dari sisi kemanusiaan mencabut subsidi itu tidak berpihak pada rakyat kecil artinya pemerintah telah melanggar UUD 1945,” papar dia.(Juft/Aktual)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...