22 February 2017

Pedagang Kaki Lima Nilai Ahok Sebagai Orang Jahat

KONFRONTASI - Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama mengaku heran dengan para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monas yang menilainya sebagai orang paling jahat sedunia. Penilaian ini muncul terkait dengan penggusuran dan pelarangan berjualan di Lapangan Parkir IRTI.

Sebab, menurut Ahok, tujuan menertibkan PKL di Monas adalah demi kebaikan PKL itu sendiri, yakni agar tidak dimanfaatkan oleh mafia penyewa lapak. "Bos-bos mafia preman yang pasang-pasang pilok dipetakin, itu yang mau kita bersihkan semua. Tapi Ahok dibilang paling kejam sedunia. Mereka tidak pernah tahu Idi Amin (diktator Uganda), tidak tahu Hitler," ujar Ahok saat acara peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tingkat DKI Jakarta, di Lapangan Monas, Sabtu (13/12/2014).

Menurut Ahok, pada dasarnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak mempermasalahkan keberadaan PKL. Apalagi, kata dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan kios-kios yang letaknya tidak jauh dari Lapangan IRTI.

"Secara teori pedagang pasti akan mendekati kerumunan orang. Nah, Monas adalah gula menurut pedagang. Orang begitu banyak kenapa tidak boleh ada PKL. Pedagang mendekatkan diri ke keramaian," ucap Ahok. (Juft/Kcm)

Tags: 
Category: 

Berita Terkait

Baca juga


Loading...