16 October 2019

Para Ulama dan Kiai Muda Dorong dan Dukung Rizal Ramli ke Pilpres 2019

KONFRONTASI- Selasa (17/7/2018) sore, tokoh nasional Rizal Ramli (RR) menerima kunjungan rombongan kyai dari Jabodetabek dan Banten di kediamannya Jalan Bangka IX Nomor 49R, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Para tamu tersebut merupakan pimpinan bermacam organisasi Islam dan pondok pesantren (ponpes), semuanya merupakan doktor alumni Timur Tengah.

‘’Terima kasih dan bangga saya dikunjungi para kyai muda intelek bergelar doktor. Apalagi tugas ulama adalah menjadi pemberi petunjuk dan bimbingan kepada para penguasa,” ujar RR di hadapan para tamu yang hadir.

Selanjutnya diantaranya para tamunya menyampaikan sejumlah pemikiran terkait kondisi bangsa kepada RR. Misal Dr. KH. Munawir dari salah satu Ponpes di Bogor, dirinya menyampaikan bahwa Indonesia memerlukan kepemimpinan alternatif selain Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto (PS).

Menurut Munawir, dalam pengamatannya di lapangan banyak yang tidak akan memilih Jokowi maupun PS sekalipun dipasangkan dengan Habib Rizieq Shihab. Umat Islam dan ulama, menurutnya tengah mencari pemimpin alternatif yang amanah dan akuntabel.

“Menurut kami Haji Rizal Ramli mewakili kriteria itu. Karena kami juga memantau rekam jejak pak RR sejak mahasiswa, era pemerintahan Gus Dur ,era Jokowi dan di dalam maupun di luar kekuasaan tetap istiqomah dan amanah,” ujar Munawirui

Sementara itu, salah seorang pengurus MUI Banten, KH. Dr. Amin Munawar menyatakan bahwa Indonesia mengalami masalah ekonomi. Ia pribadi sangat percaya bahwa Rizal Ramli mampu memberi solusi terkait problematika perekonomian nasional yang ada.

“Menurut kami calon lain tidak punya kemampuan untuk itu. Mereka tidak terbukti punya integritas dan kapasitas untuk memimpin Indonesia. Tegasnya kami mendukung pak RR maju menjadi capres,” tegasnya menyatakan sikap pribadinya.

Tokoh yang tak kalah penting adalah Habib Abdullah bin Ja’far Al Habsyi. Menurut habib muda tersebut, Indonesia memerlukan pemimpin yang ikhlas.

“Kami percaya pak RR orang yang ikhlas. Kami belum melihat orang lain yang punya keikhlasan seperti pak RR,” ujarnya.

Pendapat sedikit berbeda disampaikan oleh KH Dr. Zuni Nurrachim, menurutnya dirinya dan sang istri heran bagaimana mungkin tokoh yang jujur dan pandai seperti RR justru diberhentikan oleh Presiden Jokowi. Dirinya mendukung RR untuk maju dan bisa menjadi presiden.

“Kepemimpinan bukan hanya keinginan, saya kutip surat Ali Imron, “Allah yang mengangkat pemimpin, tapi tidak umuh-umuh harus ada upaya dari ummat”. Karenanya kami dorong RR maju Pilpres dan jika jadi insyaAllah Indonesia bisa dibawa maju,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, pendapat menarik juga disampaikan oleh Gus Isqowi Indasdin Masya, MA dimana dirinya menyatakan bahwa dari perjalanan sejarah kepemimpinan bangsa di Indonesia, ke depan yang jadi adalah Islam priyayi dan bukan santri. “Melihat track record yang ada, saya menilai bang haji RR adalah orang yang dimaksud,” ungkapnya.

Ulama lain yang hadir adalah KH. Dr. Iqbal Kliwo, dirinya menilai RR bekerja secara adil baik di sektor ekonomi maupun politik. Karenanya, dirinya berharap pada acara Ijtima’ Ulama dan Tokoh Nasional pada 27-29 Juli 2018 mendatang, para ulama menentukan dan memilih pemimpin yang terbukti perjuangannya bagi keadilan, bukan hanya untuk individu tapi bagi seluruh bangsa.

“Ibarat hadits, pemimpin sekarang bukan hadits shahih. Tapi sudah maudhu’ (palsu). Jadi pemimpin sekarang adalah pemimpin palsu,” tandasnya.

(bm/bti)

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...