20 September 2019

Menkeu Sri Mulyani Marah Soal BPJS, Rizal: Betul-Betul Tidak Cerdas

KONFRONTASI -   Ekonom senior DR Rizal Ramli mengomentari pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat membahas defisit BPJS Kesehatan di Komisi XI DPR, hari Rabu lalu (21/8). Saat itu, Sri Mulyani disebut tidak dapat menyembunyikan kemarahan.

Menurut Rizal Ramli, pernyataan Sri Mulyani mengenai defisit BPJS Kesehatan dalam rapat tersebut dinilai Rizal Ramli sebagai pernyataan yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, juga tidak cerdas.

"Ini betul betul jawaban yang tidak bertanggung jawab dan tidak cerdas. @jokowi Menkeu negara lain pasti beri jawaban yang lebih cerdas dan solutif," ujar Rizal Ramli melalui akun Twitternya.

Dalam pernyataannya di hadapan anggota Komisi XI DPR RI, Sri Mulyani mengatakan, seharusnya hanya yang mampu saja yang ikut program BPJS Kesehatan. Sehingga dengan demikian, tidak ada penunggakan iuran yang membuat BPJS Kesehatan mengalami defisit.

Katanya lagi, kalau iuran macet tidak bisa ditagih oleh BPJS Kesehatan, pihaknya juga tidak bisa menagih kepada BPJS Kesehatan.

Sri Mulyani mengeluhkan seolah-olah urusan iuran macet BPJS Kesehatan ini menjadi urusan kementerian yang dipimpinnya.

Kami Menteri Keuangan, bukan Menteri Keuangan Kesehatan atau Menteri Kesehatan Keuangan,” ujar Sri Mulyani disebutkan sempat mengepalkan tangan.

Dia juga membandingkan Sri Mulyani yang kerap disebutnya sebagai menteri keuangan terbalik, karena memiliki kecenderungan mengambil kebijakan yang  lebih menguntungkan pihak asing dan merugikan rakyat kelas menengah bawah(jft/HanTer)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...