17 December 2018

Mengukur Visi Seorang Pemimpin

Oleh: Prof. Dr. Mahsun*).

 

Cara mengukur seorang pemimpin visioner, khususnya pemimpin petahana, adalah membandingkan program kerja sebelumnya (5 tahun sebelumnya) dengan program yang ditawarkan untuk Priode berikutnya.

- Pasang Iklan Disini -

Apabila pada program 5 tahun sebelumnya terdapat program yang belum terlaksana, lalu pada usulan program untuk periode berikutnya program itu ditiadakan dan muncul program baru yang tidak terdapat pada program periode sebelumnya, maka pemimpin semacam bukanlah pemimpin visioner.

Dia adalah pemimpin coba-coba, tak mampu membuat program yang terencana, terarah dan terukur.

Jangan terlalu percaya juga pada usulan rencana program yang ditawarkan untuk periode selanjutnya.

Siapa yang berani menjamin bahwa usulan rencana program untuk periode kedua bukan hasil coba-coba juga sebagaimana rencana usulan program periode pertama?

Pemimpin semacam ini biasanya muncul karena karbitan, cenderung ahistoris, menganggap dirinya hadir dari ruang hampa, sehingga selalu muncul klaim keberhasilan sebagai keberhasilan dirinya dengan mengabaikan bahwa program yang dianggap prestasinya itu telah diawali oleh pemimpin sebelumnya.

Pemimpin semacam itu tak akan mampu membawa perubahan mendasar bagi kemajuan, karena sangat pragmatis. Biasanya, tak mampu membedakan tujuan dengan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan, bahkan ironisnya alat untuk mencapai tujuan dianggap sebagai tujuan itu sendiri.

*). Guru Besar Universitas Mataram  [TELUSUR]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...