19 April 2019

Mendengar Cerita Hashim (adik Prabowo) Biayai Jokowi, kata Rizal Ramli: Perlu Reformasi Pembiayaan Politik

KONFRONTASI- Teknokrat senior Rizal Ramli menegaskan perlunya reformasi pembiayaan partai politik setelah mendengar dan mengecek langsung penjelasan Hashim S,Dojohadikusumo  yang mengungkapkan Jokowi tak keluarkan Uang karena uangnya dari  dirinya. ‘’ Pak Jokowi tak keluarkan uang karena uangnya dari saya,’’ tutur Hashim  mengomentari pernyataan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo terkait pemilu berbiaya rendah saat debat pertama pilpres, Kamis (17/1/2019) lalu.

Saat debat, Jokowi menuturkan bahwa prinsip rekrutmen harus berbasis pada kompetensi, bukan finansial dan bukan nepotisme. Ia mencontohkan saat dirinya maju pada Pilgub DKI Jakarta 2012 lalu. Jokowi mengatakan tidak mengeluarkan biaya sama sekali ketika mencalonkan diri bersama pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Hasyim yang juga adik Prabowo Subianto mengakui Jokowi tak mengeluarkan uang karena uang dari dirinya.

Menanggapi hal ini, Rizal Ramli (Menko Ekuin era Presiden Gus Dur) menuturkan: ‘’Wah.. wah gini toh ceritanya. Sudah waktunya Mas @jokowi mengakui bahwa banyak keluarkan uang waktu nyagub dan nyapres, walaupun dibayari dan bukan duit sendiri.''

''Sudah waktunya juga Mas @prabowo mengakui bahwa biaya politik sangat tinggi, jadi sumber korupsi,’’ imbuh RR

‘’Dan sudah waktunya, kedua capres bertekad utk melakukan reformasi pembiayaan partai politik,’’ tegas RR, tokoh nasional yang prihatin dengan maraknya korupsi era reformasi sampai hari ini..

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo usai bertemu Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan, Kamis (23/7/2015).

Saat ditanya mengenai jumlah dana kampanye yang diberikan, Hashim enggan untuk memberikan jawaban. Kendati demikian, ia memastikan jumlahnya lebih besar dari yang pernah diakui Jokowi pada 2014, yakni sebesar Rp 6 miliar. Hashim mengatakan, dana kampanye yang ia berikan saat itu mencapai puluhan miliar. Selain dalam bentuk uang, Hashim juga memberikan bantuan berupa alat peraga kampanye, seperti kaus, kemeja bermotif kotak-kotak, dan baliho.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hashim: Pak Jokowi Tak Keluarkan Uang karena Uangnya dari Saya", https://nasional.kompas.com/read/2019/01/22/14310851/hashim-pak-jokowi-tak-keluarkan-uang-karena-uangnya-dari-saya.
Penulis : Kristian Erdianto
Editor : Sabrina Asril
Saat ditanya mengenai jumlah dana kampanye yang diberikan, Hashim enggan untuk memberikan jawaban. Kendati demikian, ia memastikan jumlahnya lebih besar dari yang pernah diakui Jokowi pada 2014, yakni sebesar Rp 6 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hashim: Pak Jokowi Tak Keluarkan Uang karena Uangnya dari Saya", https://nasional.kompas.com/read/2019/01/22/14310851/hashim-pak-jokowi-tak-keluarkan-uang-karena-uangnya-dari-saya.
Penulis : Kristian Erdianto
Editor : Sabrina Asril

Saat ditanya mengenai jumlah dana kampanye yang diberikan, Hashim enggan untuk memberikan jawaban. Kendati demikian, ia memastikan jumlahnya lebih besar dari yang pernah diakui Jokowi pada 2014, yakni sebesar Rp 6 miliar. Hashim mengatakan, dana kampanye yang ia berikan saat itu mencapai puluhan miliar. Selain dalam bentuk uang, Hashim juga memberikan bantuan berupa alat peraga kampanye, seperti kaus, kemeja bermotif kotak-kotak, dan baliho. (FF)

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional pasangan (BPN) Hashim Djojohadikusumo mengomentari pernyataan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo terkait pemilu berbiaya rendah saat debat pertama pilpres, Kamis (17/1/2019) lalu. Saat debat, Jokowi menuturkan bahwa prinsip rekrutmen harus berbasis pada kompetensi, bukan finansial dan bukan nepotisme. Ia mencontohkan saat dirinya maju pada Pilgub DKI Jakarta 2012 lalu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hashim: Pak Jokowi Tak Keluarkan Uang karena Uangnya dari Saya", https://nasional.kompas.com/read/2019/01/22/14310851/hashim-pak-jokowi-tak-keluarkan-uang-karena-uangnya-dari-saya.
Penulis : Kristian Erdianto
Editor : Sabrina Asril
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...