20 August 2019

KPK Perlu Dikontrol, Jokowi Tak Akan Biarkan KPK Dikebiri, Dilemahkan

KONFRONTASI- Makin jelas DPR ingin mengontrol dan mengawasi KPK karena  untuk hindari jerat hukum  dan juga abuse of power oleh KPK sendiri. Dalam hal ini,  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertegas sikapnya untuk tetap memperkuat peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan tidak membiarkan jika ada upaya pelemahan terhadap komisi anti rasuah tersebut.

Jokowi berpendapat sebagai lembaga yang telah diberi amanat undang-undang untuk melakukan pemberantasan korupsi, peran KPK harus terus diperkuat. Pernyataan Jokowi untuk menanggapi adanya usulan untuk membekukan KPK.

“Perlu saya tegaskan bahwa saya tidak akan membiarkan KPK diperlemah. Oleh sebab itu kita harus sama-sama menjaga KPK,” ujar Jokowi di Gerbang Tol Mojokerto kepada Media seperti dikutip dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Bey Machmudin, Minggu (10/9).

Ditambah lagi kata Jokowi dalam menjalankan tugas dan wewenangnya KPK bersifat independen dan bebas dari kekuasaan manapun, sehingga tidak heran jika lembaga antirasuah tersebut mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.

“KPK sebagai sebuah institusi, yang dipercaya oleh masyarakat, sangat dipercaya masyarakat, ya harus kita perkuat. Harus itu, harus kita perkuat untuk mempercepat pemberantasan korupsi,” kata dia.

Jokowi mengingatkan jika korupsi adalah kejahatan luar biasa sehingga harus diberantas.

“Perlu saya ingatkan kepada semuanya ya bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa. Oleh sebab itu harus kira berantas. Harus kita lawan yang namanya korupsi,” tukas Jokowi.

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...