21 May 2019

Kepak ''Rajawali'' Rizal Ramli Meninggi: Didatangi Emil Salim sampai Jaya Suprana untuk Dukung Gebrakannya

KONFRONTASI-  Kepak Rajawali ala Menko bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli direspon dan didatangi beberapa mantan menteri hingga budayawan di kantornya. Pertemuan berlangsung tertutup selama 3 jam dari pukul 13.00-16.00 WIB.

Sejumlah tokoh tersebut adalah mantan Menteri KLH Prof Emil Salim, Christianto Wibisono, La Ode Kamaludin, Aryono Kartohadiprojo, HS Dillon, Jaya Suprana, dan mantan Menlu Alwi Shihab. "Saya bahagia sekali, ini semua teman lama, teman puluhan tahun dari kalangan humanis, intelek dan aktivis," kata Rizal seusai pertemuan di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, dalam pertemuan tersebut mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu menerima banyak masukan tentang banyak hal. "Tetapi tetap yang utama agar Indonesia hebat dan rakyatnya sejahtera. Kami terima banyak input, ada juga yang menyerahkan paper (makalah)," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, budayawan Jaya Suprana menjelaskan kedatangannya bersama sejumlah tokoh merupakan ajang menyambung komunikasi yang terputus sejak Rizal diangkat menjadi Menko Kemaritiman.  Menurut Jaya, bersama Rizal dan kawan lainnya, mereka masih satu paguyuban di masa lalu.

"Pada prinsipnya kami datang ke sini karena tadinya kami sama-sama punakawan. Setelah beliau diangkat jadi Menteri, kita putus komunikasi dan kami hanya terima berita. Hari ini beruntung beliau longgarkan waktu bertemu biar tahu apa yang diperjuangkan Pak Rizal," katanya.

"Pertemuan ini, setelah beliau diangkat jadi menteri, kami putus komunikasi. Kami hanya terima berita dari Anda-Anda semua. Kami beruntung sekali ketemu menko hari ini. Kami ingin tau apa yang sedang diperjuangkan Bapak Rizal Ramli. Kami menerima informasi dari tangan pertama," ungkap Jaya Suprana, ditemui usai pertemuan tersebut, di Gedung BPPT, Thmarin, Jakarta, Jumat (18/9/2015).

Jaya mengaku sangat bangga karena Rizal Ramli tetap seperti apa yang mereka kenal sejak dulu. "Beliau Bapak Menko tetap sama seperti apa yang kami kenal sejak dulu. Beliau tetap memperjuangkan cita—cita membuat masyarakat adil dan makmur. Kami mengharapkan Rizal Ramli terus mengembangkan ekonomi Indonesia demi masyarakat adil dan makmur. Kami diskusi selama 3 jam," jelas Jaya.

Beberapa hal terkait kondisi ekonomi, kata Jaya, menjadi pokok bahasan utama pertemuan tersebut. "Apa yang sedang terjadi, apa yang akan terjadi. Kalau mau bicara teknis saya rasa harus bicara 3 jam lagi. Kita bicara tentang ekonomi Indonesia. Ada yang bicara soal ekonomi dan koperasi," tambah Jaya.

Rizal Ramli mengaku bahagia bisa bertemu kawan-kawan lamanya. "Saya bahagia sekali. Ini semua teman-teman lama. Teman puluhan tahun. Teman kalangan humanis, intelektual, aktivis yang biasa tukar pendapat tetapi tetap satu maksud utama agar Indonesia lebih hebat, lebih sejahtera," ujar Menko Maritim.

Dalam pertemuan tersebut, Rizal Ramli mengatakan, menerima banyak masukan dari tamu-tamu spesialnya. "Kami terima banyak input. Ada yang serahkan paper. Kita egaliter, Pak Jaya Suprana panggil saya Mas Rizal saja, jangan jadi panggil Menko," ucap Rizal. (berbagai sumber)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...