14 October 2019

Kenangan Presiden Jokowi Ketika Melayat ke Adi Sasono Sang Pejuang Kemanusiaan dan Pembela UKM

KONFRONTASI- Presiden Joko Widodo melayat ke rumah duka Mantan Menteri Koperasi dan UKM Adi Sasono, Minggu (14/8/2016).

 

Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di rumah duka di Jalan Swakarya Bawah No 1, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.45 WIB.

Jokowi dan Iriana tampak masih mengenakan baju Pramuka karena baru saja menghadiri acara Hari Pramuka ke-55 dan Peresmian Pembukaan Jambore Nasional X Tahun 2016 di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur.

Kedatangan keduanya diterima langsung oleh istri almarhum, Mala Maria Adi Sasono. Setelah berdoa di hadapan jenazah Adi Sasono, Presiden Jokowi menyempatkan diri mengikuti sholat jenazah yang dipimpin oleh tokoh pendidikan Arif Rahman.

Jokowi mengenang Adi Sasono sebagai seorang yang berjuang dengan gigih bagi kemajuan pertanian dan koperasi di Indonesia.

"Beliau adalah pejuang di bidang usaha kecil terutama di pertanian dan koperasi. Sampai terakhir beliau seperti itu," ujar Presiden.

Selain itu, Presiden juga menyatakan sudah mengenal dirinya cukup lama. "Saya kenal beliau Adi Sasono waktu sejak usaha saya masih kecil. Pernah ke tempat usaha saya. Waktu menjabat walikota juga masih sambung. Apalagi saat saya jadi Gubernur juga sering ketemu," tambahnya.

Adi Sasono merupakan mantan Menteri Koperasi dan UKM pada era Kabinet Reformasi Pembangunan, juga dikenal sebagai tokoh LSM dan aktif di berbagai aktivitas kemasyarakatan lainnya.

Selain itu, almarhum juga dikenal sebagai tokoh Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN).

Almarhum Adi Sasono meninggal dunia pada Sabtu 13 Agustus 2016 pukul 17.20 WIB, setelah menjalani perawatan di rumah sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Jenazah Adi Sasono dimakamkan hari ini Minggu, 14 Agustus 2016 di TPU Tanah Kusir Jakarta.

Jenazah Mantan Menteri Koperasi dan UKM Adi Sasono tiba di rumah duka di jalan Swakarya Bawah No.1, Jakarta Selatan, Sabtu (13/8/2016) pukul 22.00 WIB.

 

Adi Sasono meninggal dunia pada Sabtu pukul 17.20 WIB, setelah menjalani perawatan di rumah sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Pantauan Kompas.com, beberapa pejabat negara dan petinggi partai datang ke rumah duka untuk menyalatkan dan memberi penghormatan terakhir.

Beberapa pejabat yang hadir antara lain Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki.

Hadir pula Presiden ketiga RI BJ Habibie, Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rahardi Ramelan dan politisi senior Partai Golkar Akbar Tanjung.

Wiranto mengaku terkejut saat mendengar kabar meninggalnya Adi Sasono. Pasalnya, kabar terakhir yang dia terima, almarhum telah sembuh dari penyakit kanker yang dideritanya.

"Saya terkejut karena kabar terakhir beliau sudah sembuh dari penyakit kankernya dan sempat bertemu di sebuah acara. Makanya saya datang ke sini untuk memastikan kabar itu dan memberikan penghormatan terakhir," ujar Wiranto saat ditemui di rumah duka.

Hal senada juga diutarakan oleh Habibie. Dia mengatakan, belum lama ini dirinya bertemu dengan almarhum.

"Terakhir saya bertemu saat acara ulang tahun saya. Beliau terlihat sehat," kata Habibie.

Menurut Arya Wibisono, anak pertama almarhum Adi Sasono, ayahnya meninggal karena penyakit lever yang diderita sejak tahun 1999.

"Bapak sebenarnya sedang pengobatan kanker tapi juga punya penyakit lamanya, yakni lever," ujar Arya saat ditemui di rumah duka.

Arya menuturkan, ayahnya memang sempat menderita kanker usus besar. Namun, sempat dinyatakan sembuh setelah melewati beberapa kali proses kemoterapi di luar negeri.

Beberapa bulan kemudian, saat pemeriksaan rutin, dokter mengatakan gejala kanker muncul kembali yang menyerang bagian hati.

"Beberapa bulan kankernya muncul lagi, ada tanda-tanda kanker di hati. Sedang diobati sebenarnya. Rupanya obat ini sangat keras dan membuat fisiknya menurun," tutur Arya.

Kondisi fisik almarhum semakin menurun setelah mengonsumsi obat tersebut. Pada Rabu (10/8/2016), Arya berinisiatif membawa ayahnya ke RS Mayapada di Lebak Bulus. Setelah dirawat dan diberi infus, kondisi Adi Sasono tidak kunjung membaik.

Pada Sabtu (13/8/2016) pukul 10.00 WIB, kondisi fisik Adi Sasono semakin menurun. Menurut Arya, ayahnya mulai sulit bicara dan tubuhnya demam. Dokter pun sempat memasangkan alat bantu pernapasan.

"Tensi mulai menurun, sempat beliau memakai alat bantu pernapasan. Pukul 16.30 WIB mulai hilang kesadaran. Kemudian pada pukul 17.20 WIB beliau dinyatakan menghembuskan napas terakhir oleh dokter," ungkap Arya.

Rencananya jenazah Adi Sasono akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Minggu (14/8/2016) sekitar pukul 12.30 WIB.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...