25 February 2020

Kalau Rupiah terus Terpuruk, itu berarti Presidennya yang Goblok (?), kata Aktivis

KONFRONTASI-Para aktivis prodemokrasi mengeluh bahwa Jokowi ternyata sangat lemah, bahkan dinilai goblok sehingga perlu juru bicara untuk membantunya menjelaskan soal melemahnya rupiah dan ekonomi nasional. Berbagai sms dan kabar di media sosial mengeluh atas gobloknya Jokowi dalam mengurus ekonomi bangsa sehingga negara ini makin lemah. ''Kalau rupiah terus terpuruk, itu berarti presidennya yang goblok,'' kata para aktivis HMI dan GMNI.

Seorang analis bahkan meminta Presiden Joko Widodo untuk menunjuk seseorang sebagai juru bicara yang khusus menangani masalah keuangan. Hal itu dianggap perlu untuk menghindari salah persepsi publik seperti saat terjadi pelemahan rupiah terhadap dollar AS. "Dari awal, sebenarnya sudah seringkali diperlukan juru bicara untuk meneruskan pesan dari pemerintah, agar masing-masing pimpinan, pejabat keuangan, atau menteri tidak mengeluarkan pernyataan berbeda-beda," ujar Direktur Populi Center Nico Harjanto.

Ini bukan fitnah, tapi semua berdasarkan fakta yang ada dan memang itulah kejadiannya. Media massa banyak yang memberitakannya. Kebingungan pun melanda rakyat Indonesia, kok bisa ya Jokowi begitu goblok dan bodohnya jadi manusia.

Wajar saja jika kritik berdatangan untuknya. Bahkan bukan hanya kritik, ada juga yang mencela dan menghujat Jokowi karena kebodohannya terbongkar. Mungkin ini ‘pil pahit’ yang harus dan mau tidak mau di telan Jokowi dan pendukungnya

Kalau saja Jokowi bisa lebih hati-hati dalam berbicara, mungkin kebodohannya tidak akan terkuak ke ruang publik. Cuma memang Jokowi orangnya suka ‘asbun’, ya mau bagaimana lagi. Itulah resiko orang yang asal bicara , tidak tahu di mana menempatkannya. Jadi blunder yang menyerang dirinya sendiri.

Paling tidak ada beberapa kejadian yang mencerminkan bahwa semakin hari, Jokowi semkin kelihatan gobloknya.

#1. Jokowi pernah katakan bahwa Tank Leopard akan merusak aspal jalanan.

Fakta: Sewaktu perayaan HUT TNI pada bulan Oktober 2014, Tank Leopard konvoi di jalanan beraspal. Namun jalanan aspal tidak ada yang rusak.
#2. Jokowi katakan pelemahan rupiah karena terpilihnya pimpinan MPR.

Fakta: BI membantah pernyataan bahwa penurunan rupiah karena pelantikan MPR.

#3. Jokowi tidak paham cara beri Amnesti

Kejadian ini pada saat di Bali. Dimana ada orang yang meminta Jokowi untuk memberikan amnesti kepada teman-temannya. Namun pada saat itu Jokowi terlihat bingung menjawabnya.

Jokowi tidak tahu cara beri amnesti dan membuat yang mendengarnya tertawa

#4. Jokowi bilang tidak ada bagi-bagi kursi, yang ada hanya lokasi kursi menteri.

Pernyataan Jokowi ini adalah suatu kebodohan yang nyata dan aneh saja jika orang bisa percaya dengan hal tersebut. Apa memang rakyat yang dianggap Jokowi bodoh atau memang rakyat yang sudah tahu Jokowi memang bodoh, terkait hal tersebut. #mikir.

Jokowi pernah mengatakan tidak ada bagi-bagi kursi yang ada alokasi menteri

#5. Jokowi tidak paham tentang Visi dan Misinya sendiri yang di setorkan ke KPU sewaktu Pilpres 2014. (Baca, Jokowi tidak paham visi-misinya sendiri)

Pastinya, ada banyak lagi kejadian yang mencerminkan Jokowi bisa di katakan sebagai orang yang lemah pengetahuannya. Namun biarlah sejarah yang merekamnya. Ingat! Ini bukan untuk menjatuhkan atau menghinakan Jokowi. Semua ini adalah fakta yang harus dijadikan pelajaran penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Jangan sampai rakyat hanya tahu apa kelebihan seorang pemimpinnya saja. Mengetahui kelemahan atau kebodohan pemimpin pun sepertinya tidak kalah pentingnya.

.(Subandi, jurnalis warga, berbagai sumber)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...