22 August 2019

Kalau Jokowi Tak Gandeng Rizal Ramli jadi Cawapres 2019, maka RR Bakal Jadi Penantang Terberat Jokowi akibat Gejala Krisis Ekonomi

KONFRONTASI- Peluang Prabowo Subianto  untuk maju  capres  2019 semakin kecil. GERINDA DAN PKS tumbang di seluruh Jawa. Pilkada kali ini memperlihatkan   setengah hasil  Pilpres 2019. Kalau Jokowi tak meggandeng Rizal Ramli (RR) sebagai Cawapresnya, maka  RR bakal jadi lawan dahsyat Jokowi di Pilpres nanti karena gejala krisis awal ekonomi bakal merobek dan merusak kredibilitas dan legitimasi Jokowi sendiri.

Demikian pandangan peneliti Darmawan Sinayangsah, Direktur Freedom Foundation, Jakarta.

Menurutnya, kalau dilihat Pilkada hari ini adalah basis masa suara terbanyak utk pilpres 2019.

Hasil gambar untuk rizal ramli dan selfie

 

Dengan tumbang PKS dn Gerindra di Pulau Jawa, maka terbuka peluang calon alternatif utk melawan Jokowi.

'' Jika Jokowi tak  menggandeng Rizal Ramli (RR) sebagai Cawapresnya, maka capres Alternatif untuk melawan Jokowi  itu ada di dalam badan-jiwa RR, sosok  yang hari ini mengusung visi dan gagasan masa depan Indonesia. Dan itu sepenuhnya ada di  RR untuk  perbaiki ekonomi dan kondisi bangsa yang tercabik ini,'' ungkap seorang analis, Darmawan Sinayangsah, Direktur Freedom Foundation dan alumnus fisip UI..

RR dan Ridwan Kamil, sang yunior di ITB, berpose di kediaman RR

Dan  menurut para analis, yang menang kompetisi hari ini adalah figur yg punya kompetensi, bukan hanya sekedar pencitraan. Di Sulsel, misalnya,  yang menang tidak terikat dengan Parpol, tapi karena figurnya cukup cemerlang,  orang pilih dia. Demikian halnya di Jabar, Ridwan Kamil yang  konon berdarah Sunda pejuang, diusung parpol menengah dan di Jatim Khofifah (sahabat  RR dan Jokowi)  yang diusung lintas partai yang tak begitu kuat, telah menang.

Hasil gambar untuk rizal ramli dan selfie

Sebagai konsekwensi logisnya adalah, kata Darmawan Sinayangsah,  para  pemilih kita sudah rasional (khususnya  Jawa) dan RR bakal jadi Capres alternatif  yang paling kaya gagasan dan pemikiran untuk melawan Jokowi dan para cebong-nya kalau Istana tidak menduetkan Jokowi-RR. Mengapa tidak?.

Rizal Ramli PhD adalah alumnus ITB,  Pesantren Pondok Gontor Ponorogo, Universitas Sophia Tokyo dan Boston University,AS. RR adalah capres terbaik  berdarah Sumatra Barat  (Minangkabau)- tapi  malah lebih erat berbudaya Sunda-Jawa  karena tumbuh di Bogor  sebagai  kanak-kanak, pelajar sampai usia muda SMA di Bogor,  dan RR  sangat kaya gagasan dan  terobosan mengatasi kemandegan ekonomi-politik  dan kebuntuan sosial budaya.

Jangan pernah merasa sedih & putus asa, karena disitulah akan tumbuh kekuatan, demikian pesan tokoh nasional Rizal Ramli PhD yang menjadi capres rakyat 2019. Pesan itu disampaikan kepada pelajar, mahasiswa dan kaum muda di sepanjang lawatannya di berbagai daerah di Indonesia, dari  Banda Aceh,  kampus ITB  Bandung sampai Ternate-Tidore Maluku Utara dan Jayapura  Papua.

"Yatim piatu sejak 6 Tahun, Rizal Ramli  tak malu bekerja menjadi Buruh Percetakan & Penterjemah untuk bisa melanjutkan kuliah di ITB, perjuangan hidupnya  bagai  merambah jalan terjal beronak duri menuju pilpres 2019 "  demikian kisah hidup Rizal Ramli yang disampaikan oleh Relawan Nasional Rizal Ramli di Jakarta.

( FF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...