14 November 2019

Jutaan Relawan Jokowi dan Rakyat Menolak Neolib yang Merusak Trisakti Soekarno dan Nawacita

JAKARTA- Sang Neolib Rini Sumarno (yang sudah diberi kode kuning atau merah oleh KPK-PPATK) dikabarkan akan masuk kabinet Jokowi. Rini diplot jadi Menteri BUMN. Jika benar, tak sedikit kalangan menilai masuknya Rini akan jadi masalah dan merusak Trisakti Soekarno dan Nawacita. Rini dikenal pro-pasar, Neolib tulen dan diduga jadi kapal keruk bagi elite PDIP, termasuk diduga jadi penyandang dana bagi  Megawati? Itu kotor sekali. Demikian pandangan seorang aktivis GMNI.

"Kalau benar nanti wajah kabinet seperti itu, itu yang saya sebut dengan paradoks. Satu sisi ingin menjalankan ajaran Trisakti tapi orang neolib dimasukkan. Saya kira upaya mewujudkan kebijakan Trisakti akan sulit terwujud," ujar peneliti senior Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo yang juga aktivis GMNI, melalui sambungan telepon (Sabtu, 25/10).

Selain antek neolib, Rini yang pernah menjadi Presiden Direktur Astra juga disebut-sebut membawa kepentingan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Selain menyumbang dana kampanye pasangan Jokowi-JK, Rini diketahui ikut menyokong dana kampanye pasangan Prbaowo-Hatta.

"Benarkah Rini mewakili kepentingan Golkar, saya belum berani pastikan itu. Tapi nama Rini Sumarno pada pilpres lalu terungkap ke publik menyumbang dana ke pasangan capres nomor satu. Sementara disitu ada Ical yang dukung. Kalau nariknya dari situ mungkin ada hubungan, ada korelasi kepentingan," paparnya.

Bagi Karyono, tidak aneh jika ada persinggungan kepentingan antara orang-orang di kubu Prabowo-Hatta dengan Rini. Sebagai pengusaha, kata Karyono, wajar bila Rini main di banyak kaki dalam kompetisi politik.

"Bu Rini kan pengusaha, Ical juga pengusaha, Hatta juga pengusaha, mungkin wajar saja kalau mereka punya hubungan. Kadang bertentangan kadang bersepakat. Saya kira lazim dalam dunia usaha.
Pengusaha itu kan biasanya main dua kaki, bahkan bisa juga tiga kaki," pungkas Karyono.[rm/ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...