30 May 2017

Jokowi Reshuffle Kabinet, HS Dillon Jagokan Duet Rizal Ramli dan Bambang Brodjonegoro

KONFRONTASI - Tokoh nasional HS Dillon mengatakan salah satu elemen penting dalam revolusi mental adalah mengkoreksi secara mendasar pendekatan dan praktik pembangunan ekonomi nasional. Hal itu hanya bisa dilakukan apabila Presiden Joko Widodo menyusun tim ekonomi yang konsisten dengan semangat Nawa Cita dan Trisakti.

Dalam kaitan inilah, sebut pakar pangan dan pertanian itu, penting bagi publik ikut mencermati proses reshuffle Kabinet Kerja yang sedang menjadi wacana di tengah masyarakat politik maupun kalangan awam.

Menurut Dillon, perekonomian Indonesia bisa membaik dan bahkan lebih baik dari masa-masa sebelumnya bila Presidem Jokowi memasukkan ekonom-ekonom yang memiliki pengalaman luas, pekerja keras, juga jujur dan antikorupsi.

Dia mengatakan, semua nama yang belakangan beredar di lantai bursa tim ekonomi pada dasarnya memiliki kemampuan yang sama dan integritas.

"Saya mengenal Darmin Nasution dan Chatib Basri, juga Rizal Ramli dan Bambang Brodjonegoro. Semuanya orang baik dan punya integritas," kata Dillon.

Namun, lanjut Dillon, kombinasi Rizal Ramli dan Bambang Brodjonegoro memiliki kelebihan khas dibandingkan pasangan Darmin Nasution dan Chatib Basri.

Rizal Ramli yang pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid pernah menjadi Ketua Bulog, Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan itu memiliki pemahaman ekonomi struktural dan ekonomi kerakyatan. Di sisi lain, kemampuan ekonomi makronya tidak kalah dengan tokoh lain.

"Rizal ini orangnya sopan dan mau belajar. Saya masih ingat, dua hari setelah menjadi Kepala Bulog, dia datang ke kantor saya, karena dia latar belakangnya bukan pertanian. Dia mau belajar dan terbukti dia sukses memimpin Bulog," kenang Direktur Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan ini.

Selaian itu, di mata Dillon, Rizal Ramli sosok yang berani melawan sistem yang tidak adil dan merugikan kepentingan nasional. Selama menjabat sebagai menteri di era Gus Dur, sambungnya, Rizal Ramli berani memperjuangan kepentingan nasional dalam negosiasi dengan lembaga keuangan internasional seperti Bank Dunia dan IMF.

"Rizal juga tokoh yang terlibat dalam proses reformasi. Banyak yang segan dan hormat pada dia, termasuk kalangan DPR. Ini adalah modal," sambung Dillon.

Adapun Bambang Brodjonegoro, tambah Dillon, dikenal sebagai adalah sosok jujur dan pekerja keras.

"Kombinasi Rizal dan Bambang diharapkan dapat menaikkan performa ekonomi kita," demikian Dillon.[ian/rm]

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



News Feed

loading...

Baca juga


Loading...