21 September 2019

Iwan Ratman di Universitas Diponegoro: Bahan Bakar Hidrogen jadi sumber Energi Alternatif di Indonesia

KONFRONTASI- Bahan bakar hidrogen  (BBH) bisa menjadi sumber energi alternatif di Indonesia. Demikian pandangan Dr Iwan Ratman MSc, Presiden Direktur PT Petro T and C International,   mengenai potensi bahan bakar hidrogen di Tanah Air.

 Iwan  Ratman PhD  menyampaikan hal itu dalam  kuliah umum terbuka di Undip Semarang 19 Oktober 2017 yang dihadiri ilmuwan Jepang, Jerman dan berbagai negara asing  lainnya. Menurutnya, ke depan kita memiliki sumber daya energy alternative dari bahan bakar hydrogen yang sangat potensial.

Dari sekian banyak energi terbarukan, menurut Iwan, bahan bakar hidrogen  (BBH) merupakan energi yang ramah lingkungan.  ‘’Produk hasil pembakarannya hanya air sehingga tidak menjadi polusi. BBH telah digunakan sebagai bahan bakar roket,’’ ujar alumnus ITB dan Undip serta  Universitas Texas dan Imperial College London itu. Iwan adalah mantan Direktur Total dan Shell di Eropa.

Menurutnya, dengan hidrogen yang relatif sedikit direaksikan dengan oksigen menghasilkan energi yang dapat mengantarkan roket keluar angkasa. Prinsip ini telah menjadi pemikiran eropa untuk mencanangkan BBH sebagai sumber energi nasional, seperti Swedia dan Inggris.

Indonesia, katanya,  memiliki sumber hidrogen berlimpah  yang bisa  dieksplorasi menjadi energi sehingga pencanangan BBH sebagai sumber energi nasional sangat cocok diterapkan.

Selain itu membahas bahan bakar hydrogen, Iwan juga mengemukakan bahwa penelitian di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) makin berkembang untuk antisipasi adanya krisis energi, dan itu bukan hanya menjadi isu di dunia, tetapi juga menjadi isu di Indonesia.

Sejauh ini Indonesia masih menggunakan energi fosil (minyak bumi, batu bara, dan gas bumi) sebagai sumber energi utama. Pemakaian energi fosil akan menyebabkan pemanasan global akibat sisa pembakarannya yang berupa gas CO dan CO2.(kf)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...