17 December 2018

Ini Pernyataan Prabowo, Terkait Polemik Antar Lembaga Survei

KONFRONTASI-Calon Presiden Prabowo Subianto menyesalkan adanya polemik saling serang antar lembaga survei dalam hal perhitungan cepat atau quick count. Polemik ini menjadi semacam teror yang berpotensi meresahkan masyarakat.

"Itulah yang kita sesalkan. Kenapa harus seperti itu. Kenapa harus ada tindakan negatif dan itu kita sesalkan," katanya di kawasan HI, Jakarta, Jumat 11 Juli 2014.

Tidak hanya itu Prabowo juga menyesalkan munculnya intimidasi yang diterima timnya di daerah-daerah saat mengumpulkan data untuk membuat real count.

"Mereka diancam. Bahkan ada laporan perampasan kotak suara, perampasan formulir C1," jelasnya.

Meski demikian, ketua dewan pembina Partai Gerindra itu tidak bersedia menjabarkan bentuk intimidasi dan dimana terjadi. "Ada lah data-datanya sudah dilaporkan ke Bawaslu, sudah dilaporkan ke polisi," ujarnya.

Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu meminta semua relawan dan saksi untuk tenang dan bersabar mengawal surat suara dan tidak melakukan balasan dengan aksi serupa. Baginya saat ini, yang terpenting adalah real count bukan quick count yang diperdebatkan saat ini.

"Saya merasa confident dengan kemenangan real count. Saya selalu katakan kita menanti keputusan KPU 22 Juli mendatang," terang Prabowo.(warche)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...