25 May 2019

Ini Alasan Rizal Ramli Minta Polisi Panggil Surya Paloh

KONFRONTASI- Rizal Ramli telah menjalani pemeriksaan sebagai pelapor terkait kasus pencemaran nama baik yang menyeret Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh yang dilaporkannya, (26/11/2018).

Usai diperiksa, Rizal Ramli dan kuasa hukumnya meminta pihak kepolisian ikut memanggil Surya Paloh.

BACA: DPP Gerindra: Surya Paloh Enggan Kritik Kadernya di Kabinet Jokowi-JK

“Tadi kami dimintain keterangan melalui 16 pertanyaan, yaitu apa alasan dan basis tuntutan kami kepada saudara Surya Paloh sehingga kami meminta agar Surya Paloh dipanggil juga dan diperkarakan dengan tuntutan materiil dan tidak materiil sebesar 1 triliun,” ujar Rizal di Bareskrim Polri, Jalan Jatibaru, Cideng, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018) dilansir dari Detikcom.

“(Uang Rp 1 triliun) akan kami bagikan kepada petani tebu, petani padi, dan penambak garam di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

BACA: SYL Dapat Panggilan Negara, NasDem Sulsel Serahkan Sepenuhnya Kepada Surya Paloh

Besok, Surya Paloh Siap Bakar Semagat Kader Nasdem Sulsel

Pengacara Rizal, Saleh meminta penyidik Direktorat Cyber Crime Bareskrim menindaklanjuti laporan mereka. Mereka meminta polisi bekerja sesuai aturan yang ada.

“Intinya apa yang dilakukan oleh Pak Rizal Ramli ini sudah sesuai dengan hukum yang berlaku. Beliau hari ini diperiksa sebagai pelapor, silakan polisi bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Intinya kita minta keadilan hukum di negara kita ini,” kata Saleh.

BACA: Disebut Jokowi Tiru George Bush, Rizal Ramli Minta Prabowo Cuek

Sebelumnya, Rizal Ramli melaporkan Ketum NasDem Surya Paloh ke Bareskrim Polri. Rizal menuduh Paloh mencemarkan nama baiknya.

Ketegangan antara Rizal dan Surya Paloh berawal dari perkataan Rizal yang dianggap mencemarkan nama baik Surya Paloh di salah satu acara TV. Setelah itu, kuasa hukum NasDem melaporkan Rizal ke Polda Metro Jaya.

Rizal tidak terima dilaporkan hingga akhirnya dia melaporkan balik Surya Paloh.

(FF/Sulseleks/Konf)

(*)
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...