21 November 2018

Gilbert L: Periksa Dana Demo 4 November - Aa Gym: Dana dari Kantong Sendiri

KONFRONTASI - Gilbert Lumoindong ingin pendanaan Aksi Bela Islam pada 4 November diperiksa. Ia bahkan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus turun tangan.

Pastor yang sering tampil di RTV mengisi acara Cermin Hati itu menilai KPK harus turun tangan memeriksa panitia aksi. Gara-garanya, ia membaca judul berita yang dirilis Tribunnews yakni GNPF MUI: Demo Ahok Ini Kami Disubsidi Lebih Rp 100 Milyar.

“Wah KPK harus turun tangan nih!!,” kata Gilbert.

 
Aa’ Gym pun menanggapinya dengan santai.

“Jadi nggak akan keharti oleh orang yang kurang iman. Mereka tidak mengerti kenapa orang bisa berbondong-bondong. Bahkan mau diperiksa katanya, pendanaannya. Lha kita aja surplus. Itu yang datang kemarin itu sebagian kecil. Perwakilan. Banyak yang ingin datang tapi tidak bisa datang. Bener?” kata Aa’ Gym dalam Pengajian Ma’rifatullah di Masjid Daarut Tauhid, Bandung, Kamis (10/11/2016) malam.

Aa’ Gym menambahkan, jika semua yang ingin datang kemudian pergi ke Jakarta, niscaya Jakarta tidak akan muat.

Sebelumnya, dalam Indonesia Lawyer Club (ILC) di TV One pada Selasa (8/11/2016) malam, Aa’ Gym menceritakan banyak orang –terutama yang tidak bisa berangkat- ingin menyumbang acara Aksi Bela Islam, termasuk untuk rombongan Daarut Tauhid. Karena banyak yang menyumbang, dana aksi untuk rombongan Daarut Tauhid sampai surplus. 

Demikianlah semangat infaq kaum muslimin. Apakah dana dari infaq umat Islam itu mau diperiksa? (juft/Tarb.net)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...