8 December 2019

Denny JA Dan Esoterika-Islamika

leh AE Priyono

Denny JA adalah seorang sahabat lama dari masa lalu. Tapi kami jarang ketemu. Persahabatan kami hilang-timbul dalam beragam jenis pergaulan. Karena perbedaan wilayah kegiatan, juga perbedaan dalam menyiasati politik demokratisasi pasca Orde Baru, kami tidak selalu berada di satu titik-temu. Saya ingin menghindari topik ini kecuali hanya dengan menyebutkan posisi yang berbeda di antara kami -- bahwa dia dan lembaganya percaya pada mazhab Ohio, sementara saya lebih merasa sebagai penganut Scandanivian-democracy.

Perbedaan posisi itu tidak membuat kami saling menjauh. Malam minggu (16/11) kemarin, Denny dan saya merancang sebuah perjumpaan untuk pembicaraan tematis tentang dunia non-politik. Di luar politik, ada banyak titik-temu yang tetap menyenangkan. Sebagaimana kami sesekali menikmatinya bersama.

 

TIGA atau empat bulan lalu saya menggubah sebuah grup facebook untuk berkonsentrasi pada tema spefisik mengenai sisi esoteris Islam. Kegiatan awal grup FB itu adalah berbagi bacaan dan literatur tentang sisi esoteris dan spiritual agama-agama, dan lebih khusus lagi literatur mengenai sufisme, tasawuf, irfan, hikmah, berbagai tradisi gnostik dan perenialis Islam. Juga dalam kaitannya dengan khazanah klasik maupun modern mengenai fenomena kesadaran mistik, pengalaman sakral, sisi rohaniah eksistensi humanistik, dlsb.

Saya mengundang beberapa sahabat lama untuk menjadi anggota grup FB Esoterika-Islamika itu. Salah satunya adalah Denny JA. Saya tak heran dia langsung bergabung, karena sudah sejak lama saya tahu dia punya pengalaman yang cukup kaya dalam kehidupan spiritual. Melalui percakapan personal di whatssap, dia bahkan berminat untuk mendukung pengembangan grup facebook yang saat ini masih berangootakan sekitar 1.600an orang ini. Tentu saja saya gembira menyambutnya. Sebuah rencana pertemuan untuk pembicaraan lebih detail kemudian diputuskan.

Maka pertemuan kemarin malam itu menyepakati beberapa hal.

Kami memiliki pandangan yang sama bahwa agama-agama, khususnya Islam, sedang mengalami krisis spiritual. Islam yang banyak muncul dalam kehidupan publik terlalu eksoteris, lebih mengedepankan ritual lahiriah dan syariat, dan kurang menyentuh sisi hakikat dan makrifat serta pendalaman penghayatan batiniah. Eksklusivisme dalam kehidupan keagamaan eksoteris potensial menghalangi pergaulan perenial untuk mengakui keberadaan keyakinan dan agama-agama lain, apalagi untuk menggalang komitmen pada tugas-tugas kemanusiaan bersama dalam rangka ikut serta menanggulangi masalah-masalah dunia yang semakin runyam -- ekstremisme politik, ketidakadilan global yang semakin meluas, ancaman perang, kerusakan alam, hilangnya solidaritas kemanusiaan.

Harus ada langkah kongkret untuk membangun jaringan-jaringan komunitas perenial yang di Indonesia juga mulai bermekaran, dalam rangka saling memperkuat sisi spiritual agama-agama, demi saling belajar dan saling kerjasama antar-komunitas lintas-iman. Komunitas-komunitas yang ada di dunia online maupun offline, di dunia nyata maupun di dunia maya, adalah basis penting bagi dibangunnya kerukunan, perdamaian, toleransi, inklusivisme, solidaritas sosial, dan pluralisme Indonesia. Salah satu komunitas online yang akan mendukung kerangka kerjasama itu adalah grup FB Esoterika-Islamika.

 

DALAM jangka menengah, Denny JA berkomitmen terlibat aktif dan produktif menyediakan sarana-sarana sosial dan kultural untuk memperlancar kegiatan kerjasama lintas-iman -- ruang diskusi, pengajian lintas-agama, galeri seni, panggung baca puisi, musik, bahkan teater, serta  pertemuan-pertemuan deliberatif untuk membahas berbagai masalah yang relevan dengan tema gerakan. Kami juga akan merancanhg ruang-ruang leisure untuk retreat, zikir, remembrance, kontemplasi dan pencerahan; sarana-sarana meditasi untuk penyembuhan berbagai komplikasi mental, dan peningkatan kesehatan spiritual.

Dalam sebuah kompleks bangunan yang sedang dipersiapkan dalam bentuk sebuah cafe (rencananya akan diberi nama Cafe Rumi) di Jakarta, sarana-sarana seperti itu akan dikembangkan menjadi semacam pusat kegiatan kultural 24 jam untuk berbagai kegiatan kewargaan lintas-iman. Sarana lain yang juga hendak disiapkan adalah kompleks vila alam terbuka di luar kota, dengan desain kegiatan yang juga terbuka untuk dirancang bersama.

Kami mengundang semua anggota grup FB Esoterika-Islamika untuk terlibat dalam kegiatan yang sedang kami siapkan itu. Silakan terus mengikuti grup FB ini, mengambil manfaat dari kegiatan literasi berbagi bacaan, dan nantikan event-event yang akan kami tawarkan kemudian.

Nov 2019

(jft/AkuratNews)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...