27 May 2018

Deklarasikan Prabowo-Rizal Ramli Capres-Cawapres, Buruh KSPI Songsong 2019

KONFRONTASI-  Duet Prabowo-Rizal Ramli menuju pilpres 2019 digaungkan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) merupakan salah satu serikat buruh yang mengikuti aksi peringatan May Day atau Hari Buruh, Selasa (1/5) pagi. KSPI juga dijadwalkan akan menyampaikan dukungannya kepada Prabowo Subianto untuk maju sebagai capres pada Pilpres 2019.
 
Ketua Harian KSPI Muhammad Rusdi mengatakan, pihaknya tidak akan sekaligus mendeklarasikan cawapres dalam acara yang akan digelar di Istora Senayan nanti. Namun, Rusdi mengungkapkan salah satu tokoh yang diusulkan sebagai cawapres pendamping Prabowo adalah Rizal Ramli.
"Kita belum usulkan (cawapres). Yang paling sedang kami gadang-gadang salah satu cawapres adalah Rizal Ramli, seseorang pakar ekonomi senior yang kami harapkan bisa membawa perubahan bagi ekonomi Indonesia," kata Rusdi di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (1/5).
Mengharukan bahwa dukungan ribuan  buruh dari KSPI mendukung pencapresan Prabowo-Rizal Ramli itu masing-masing buruh iuran Rp15.000 sebagai  keperdulian dan komitmen secara ikhlas agar Prabowo-RR dapat berjuang di Pilpres 2019. ''Pengorbanan buruh itu sungguh mengharukan dan menyentuh ,'' kata Herdi Sahrasad, dosen/peneliti Sekolah Pasca Sarjana  Universitas Paramadina..
Suasana di dalam Istora Senayan
Rusdi yakin Prabowo adalah capres yang nantinya berani memperjuangkan hak-hak masyarakat, khususnya hak-hak buruh.
"Capresnya sesuai hasil rakernas dan yang berani tanda tangani kontrak politik, berani cabut Perpres Nomor 20, kemudian berikan transportasi murah, pendidikan gratis bagi buruh, dan jalankan amanah sesungguhnya (adalah) Pak Prabowo," ujarnya.

Massa buruh bersiap menuju Istana.

Massa buruh bersiap menuju Istana. (Foto: Moh Fajri/kumparan)

 

Tidak hanya itu, Rudi mengatakan pihaknya akan meminta Prabowo agar anggota KSPI dapat diberikan jatah sebagai menteri dalam kabinet apabila Prabowo sebagai presiden. Dengan tujuan agar KSPI dapat mengawal kontrak politik dengan Prabowo.
"Kita akan kawal terus karena ini bukan hanya kontrak politik, tapi meminta Prabowo agar kader terbaik kita jadi orang-orang terdekat di dalam kabinet untuk kawal kontrak poltik yang kita lakukan. Entah itu menaker atau menko," tuturnya.
Ia juga menyatakan tidak takut apabila May Day dicap mempunyai unsur politik karena deklarasi capres dilakukan hari ini. Menurutnya, kaum buruh memang harus terlibat dalam politik, tidak hanya menjadi penonton saja.
"Dengan cara apa? Dengan tanda tangan kontrak politik dan masuk kabinetnya untuk kepentingan buruh Indonesia," pungkasnya.
Category: 
Loading...