27 March 2019

Cak Imin Kritik Menko Rizal, Pengamat: Lah Dia Sendiri Prestasinya Apa?

KONFRONTASI-Pengamat politik Frans Abba menilai pernyataan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar yang mengkritik Menko Maritim Rizal Ramli sebagai pernyataan yang mempermalukan dirinya sendiri. Pasalnya, selama menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi di era pemerintahan sebelumnya, Muhaimin sendiri minim prestasi.

“Lah dia sendiri prestasinya apa? Jika dibandingkan Rizal Ramli, Cak Imin (Muhaimin-red) itu tidak ada apa-apanya,” ujar Frans.

Menurut Frans, sosok Rizal Ramli memiliki segudang prestasi yang tidak banyak diketahui publik. Frans merincikan, saat menjadi Kepala Bulog dan Menko Bidang Perekonomian di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Rizal mencetak kinerja yang  cemerlang,

“Terbukti dengan adanya kenaikan pada nilai ekspor Indonesia mencapai 27% saat ia menjabat sebagai Menko Perekonomian. Saat menjabat sebagai Kabulog, meski hanya 15 bulan, Rizal berhasil memberikan terobosan baru yang seketika mendongkrak nilai perekonomian Bulog hanya dalam kurun waktu enam bulan,” katanya.

Di bawah tangan dinginnya, menurut FRans, Rizal membuat Bulog menjadi sebuah instansi yang lebih transparan dan accountable, misalnya dengan penghapusan rekening off-budget menjadi on-budget yang mengakibatkan angka surplus yang cukup tinggi bagi Bulog.

“Jelas saja itu merupakan suatu prestasi setelah krisis moneter yang melanda Indonesia tahun 1998.” ujarnya.

Frans pun meminta Muhaimin mengintrospeksi diri, “Saya kira dia harus introspeksi diri lah, wong dia juga gak bisa apa-apa,” sambungnya.

"Yang jelas Rizal punya keberpihakan pada rakyat dan bukan penggila jabatan," tandas Frans.

Diberitakan, Muhaimin menganggap reshuffle menteri jilid II ini justru bakal memperburuk.

"Wong sudah reshuffle, gak ada perubahan. Jadi (ini) bukan reshuffle-nya, soal formulanya. Jadi kemaren ada reshuffle bukan nambah baik, tapi nambah buruk. Berarti bukan soal orangnya," kata Cak Imin, di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2015).

Lebih jauh, mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini menilai penunjukan Rizal Ramli sebagai Menko Maritim oleh Presiden Jokowi juga menurutnya tidak membawa banyak perubahan. Dia pun meminta kepada orang-orang yang diangkat menjadi menteri untuk tidak selalu banyak bicara sebelum melakukan tindakan yang konkrit.

"Banyak kerja atau banyak omong? Harus dibedakan antara banyak kerja sama banyak omong," tukasnya.

Terlepas dari hal itu, Cak Imin berharap agar pemerintahan Presiden Jokowi dapat lebih mengedepankan suatu program padat karya. Menurutnya, program tersebut akan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Saya setuju dengan desa untuk padat karya, sehingga proses dari bawah, ekonomi akan naik ke atas," ujarnya pula.[mr/suara/bbs]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...