21 November 2018

Bursah Zarnubi Paling Siap dan Amanah untuk Pimpin Kabupaten Lahat

LAHAT-  Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan tampaknya akan berlangsung aman hingga keputusan terakhir dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Duet Bupati Bursa Zarnubi dan calon Wakil Bupati Parhan Berza menjadi kandidat terkuat dari calon lainnya di Pilbub Lahat. Hampir pasti Bursah menangi Pilbup di Lahat kali ini.

Bursah Zarnubi menjadi tokoh paling siap dan amanah untuk menjadi Bupati memimpin Kabupaten Lahat. Burzah sebagai tokoh nasional yang malang melintang adalah mantan Ketua Fraksi Bintang Reformasi di DPR-RI, dan merupakan mantan Ketua HMI Jakarta selain menjadi tokoh HMI tingkat nasional..

''Sejauh ini, pasangan calon Bupati BursahZarnubi dan calon Wakil Bupati Parhan Berza menjadi kandidat terkuat dari calon lainnya di Pilbub Lahat dari sisi kredibilitas dan political skill,'' kata analis politik CSRC UIN Jakarta Muhamad Nabil dan Herdi Sahrasad, akademisi dari Universitas Paramadina. ''Bang Bursah sangat komit pada rakyat dan mengerti tata kelola pemerintahan untuk memberdayakan rakyat, dia bekerja keras, gesit, ulet dan tahan banting,'' imbuh Herdi, peneliti senior Universitas Paramadina.

Elektabilitas tinggi dari Bursah  itu  juga berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Network Election Survei (INES) maupun lembaga survei lainnya.

Misalnya dari hasil survei itu, hampir 80% masyarakat menginginkan Bursa-Parhan memimpin Kabupaten Lahat lima tahun ke depan. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling. Dari jumlah penduduk yang diperkirakan memiliki hak pilih pada Pilkada Juni 2018 sebanyak 319.719 pemilih maka didapati jumlah penduduk Kab Lahat sebagai responden survey jajak pendapat ini sebanyak 1.806 responden dan Margin of Error sebesar -/+ 2.3% dengan tingkat kepercayaan survei sebesar 95 %.

Hasil gambar untuk bursah di pilkada lahat 2018

“1.806 responden ini tersebar secara proposional sesuai jumlah penduduk di 22  kecamatan dan 7 kelurahan dan 360 desa di kabupaten Lahat, dan survei dilaksanakan mulai 25 Februari 2018 s/d 8 Maret  2018 lalu. Hasilnya Bursa-Parhan terpopuler,” ujar Direktur Eksekutif INES, Sutisna, Selasa (20/3).

Lanjutnya, sebanyak 89,3% responden menginginkan terbukanya lapangan kerja dan mudah untuk membuka usaha serta menjual produk-produk pertanian.

“Masyarakat juga ingin memilih calon yang bisa mengendalikan harga kebutuhan pokok dengan persentase sebanyak 51,4%, dan yang mampu menyediakan pendidikan gratis dengan persentase 38,8%,” ujarnya.

Masyarakat kata dia, juga menginginkan fasilitas kesehatan gratis, sarana sanitasi dan air bersih, serta pencegahan polusi dari penambangan batu bara. (ff)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...