19 July 2019

Budi Gunawan Jadi Tersangka, Pengamat: Ini Pukulan Berat bagi Jokowi

KONFRONTASI-Calon tunggal Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Budi Gunawan telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus aliran dana mencurigakan. Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar menyatakan hal ini menjadi pukulan berat bagi Presiden Joko Widodo.

Bambang yang pernah menjabat Anggota Komisi Kepolisian Nasional mendesak Jokowi segera menarik pencalonan Budi Gunawan. Jokowi, kata dia, harus mengikuti prosedur pemilihan yang telah digunakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Yakni dengan melibatkan KPK," kata dia dilansir Tempo, Selasa 13 Januari 2015.

Menurut Bambang, sejarah buruk ini terjadi karena Jokowi mengutamakan kepentingan politik dalam memilih Budi. Jokowi, kata Bambang, tak seharusnya memilih Kapolri yang hanya loyal pada dirinya. Bambang menekankan kepolisian adalah alat negara bukan alat partai.
Budi Gunawan ditetapkan menjadi tersangka dalam jabatannya sebagai Kepala Biro Pembinaan Karir Polri dan jabatan lainnya di kepolisian. KPK telah menemukan dua alat bukti yang menunjukkan Budi memiliki transaksi dana mencurigakan.

KPK menjerat Budi dengan Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat (2), dan Pasal 11 atau Pasal 12 B UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. KPK telah menyelidiki kasus tersebut sejak Juli tahun lalu.[mr/tmp]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...