26 June 2019

Budayawan Jawa Sebut Jokowi Bukan Seorang Satria

KONFRONTASI -   Budayawan Jawa, Bambang Susanto Priyohadi, menyatakan ‘marah’ Capres 01 atau Presiden Joko Widodo saat berpidato di Stadion Kridosono Yogyakarta pada Sabtu (23/3/2019) lalu, menandakan kalau petahana sudah tidak pantas lagi menjadi seorang pemimpin.

Menurut dia, seorang kesatria yang hendak menjadi pemimpin mestinya memahami tentang Hasta Brata yang terdiri 8 sifat alam. Salah satunya, sifat bumi di mana dia akan menerima semua proses, bahkan cacing mati pun dia terima, tidak akan menolak.

“Tidak semestinya seorang satria marah seperti itu,” kata Bambang dalam diskusi bertajuk “Pilpres 2019 Dalam Tinjauan Kosmologi dan Spiritualisme”, yang dipandu wartawan senior Arief Gunawan, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019).

Seperti diketahui, Joko Widodo menumpahkan perasaannya saat menghadiri deklarasi “Alumni Jogja Satukan Indonesia” di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) lalu. Pada kesempatan itu, Jokowi dengan nada tinggi menunjukkan kemarahannya atas segala serangan yang dialamatkan selama ini kepada dirinya.

“Dijelek-jelekin saya juga diam. Dicela direndah-rendahkan saya juga diam. Dihujat, dihujat-hujat, dihina-hina saya juga diam. Tetapi hari ini di Yogya saya sampaikan saya akan lawan!” teriak Jokowi mengebu-gebu. (Jft/BeritaBuana)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...