17 November 2019

Akan Menjadi Pendukung Capres, Yenny Wahid Bakal Nonaktif dari Wahid Institute

KONFRONTASI - Yenny Wahid memastikan akan nonaktif sebagai Ketua Wahid Institute setelah memutuskan mendukung salah satu paslon di Pilpres 2019. Keputusan itu ia ambil karena yayasan pimpinannya itu tidak bergerak di bidang politik.

 
 
 
“Wahid Foundation tidak ikut politik. Jadi saya otomatis akan ketika sudah memutuskan untuk aktif dalam politik, saya harus nonaktif dari Wahid Foundation. Itu sudah pasti, itu aturan main di yayasan kami,” kata Yenny di Hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, Senin (24/9).
Yenny mengungkapkan keputusan politiknya nanti berpengaruh juga terhadap dukungan keluarga Gus Dur terhadap salah satu paslon. Meski demikian, ibu Yenny, Sinta Nuriyah, akan tetap netral.
 
“Ibu saya netral. Tapi kami semua sudah sepakat bahwa pilihan politik diserahkan pada saya,” ujarnya.
Yenny akan mengumumkan keputusan politiknya di Pilpres 2019 pada Rabu (26/9) mendatang. Keputusan politiknya nanti, kata Yenny, juga akan mempengaruhi kader Gus Dur. Ia menyebut keputusannya nanti juga merupakan aspirasi dari kader Gus Dur.
“Saya akan punya pilihan karena ini bagian ikhtiar saya, dari saya menyalurkan aspirasi politik dari banyak sekali kader Gus Dur selama ini. Jadi kami akan tentukan pilihan,” tuturnya.
 
Lebih lanjut, Yenny juga mengungkapkan telah berkomunikasi baik dengan Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Yenny juga telah berdiskusi dengan beberapa kiai terkait keputusannya di Pilpres 2019.
“Jadi secara rasional kita mengkaji dan kemudian ikut melihat, membaca visi misi yang dibawa para capres. Itu yang kita olah," jelasnya.
"Kemudian secara spiritual kita menunggu istikharah dari sembilan kiai dan ulama. Salah satunya adalah murid dari Syekh Wahbah Zuhaili ulama dunia, almarhum, tapi ini murid langsungnya. Itu yang menjadi salah satu dasar istikharah kami. Hasilnya seperti apa inilah yang kemudian akan kita umumkan dalam dua hari ke depan,” lanjutnya.
 
Kehadiran Yenny di salah satu kubu dipastikan akan membawa banyak suara Gusdurian. Terutama Gusdurian yang terjun dalam politik.
“Sebagai jaringan memang tak berpolitik. Tapi Gusdurian yang berpoltik maka mengacunya pada sikap poltik yang saya umumkan,” imbuhnya.
Namun, Yenny masih belum bisa memastikan apakah akan masuk dalam struktur tim pemenangan salah satu paslon yang nantinya ia dukung.
“Saya belum tahu bentuknya seperti apa. Tapi jelas bahwa saya akan menyatakan dukungan saya kepada salah satu pasangan calon," pungkasnya.(Juft/Kumparan)
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...