24 November 2017

Adik Kandung Prabowo Dibohongi Jokowi selama 1,5 Tahun, Habis Rp52 Milyar Biayai Jokowi jadi Gubernur DKI

KONFRONTASI- Adik kandung Prabowo Subianto yang juga Wakil Ketua Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo, mengatakan, dirinya merasa dibohongi Joko Widodo selama 1,5 tahun. Kata Hashim, Jokowi mengaku tidak dapat dukungan biaya selama pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.

"Maaf ya, saya buka saja, saya sudah dibohongi Jokowi satu setengah tahun. Saya kenal Jokowi sejak 2008, yang biayai Jokowi kampanye (pilgub) itu saya, sembilan puluh persen. Saya habis Rp 52 miliar," kata Hashim dalam acara bertajuk "Diskusi Publik Gereja Mendengarkan Visi-Misi Capres" di Sekolah Tinggi Teologi Jakarta (STTJ), Senin (2/6/2014).

Pernyataan Hashim ini merupakan respons atas pernyataan Luhut Panjaitan yang dianggapnya menyerang pribadi Prabowo. Luhut adalah mantan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar.

Ia mengundurkan diri dari kepengurusan Partai Golkar karena mendukung pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, berbeda dengan sikap partainya yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. Dalam diskusi, Luhut menyebut Prabowo sebagai sosok yang temperamental.

Hashim mengingatkan bahwa dalam pemaparan visi-misi pasangan Prabowo-Hatta Rajasa, ia mengaku sama sekali tidak mengkritik lawan politiknya. Namun, kata dia, Luhut yang mewakili kubu Jokowi menyinggung soal pribadi Prabowo.

"Acara ini adalah acara visi-misi, bukan kritik karakter orang, bukan kritik partai lawan. Saya tidak pernah kritik seseorang, kritik partai lawan. Sekali sudah dibuka, saya akan bicara," katanya seperti dilansir Kompas.

Hashim mengakui bahwa Prabowo memang temperamental. Namun, menurut dia, Prabowo adalah seseorang yang cepat minta maaf. Sebagai adik laki-laki mantan Komandan Jenderal Kopassus TNI AD itu, ia mengaku sering dimarahi kakaknya.

Ia juga menyampaikan, Prabowo tidak pernah dipecat dari TNI. Buktinya, kata dia, Prabowo masih menerima uang pensiun.

Hashim yang juga saudara kandung dari Capres Prabowo Subianto itu mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi korban kebohongan dari Jokowi ketika kampanye Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) lalu.

"Saya sudah dibohongi oleh Jokowi, 1,5 tahun. Yang biayai dana kampanye Jokowi itu saya," ujarnya saat berada di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2014).

Bahkan Jokowi ketika itu kerap mendatangi Hashim dua kali sepekan dalam waktu tiga bulan. "Dia bilang tidak dapat dukungan biaya, saya keluarkan Rp52,5 miliar (untuk kampanye)," tambahnya.

Mendengar pengakuan Hashim itu, sontak kubu dari Jokowi yang ada di tempat itu merasa keberatan dan meneriakkan untuk menghentikan ucapan-ucapannya. Teriakan itupun dibalas oleh pendukung Prabowo untuk tetap terus meneruskan pengakuan Hashim.

Akibatnya, aula GKI yang dipenuhi ratusan orang itu menjadi gaduh. Saling meneriakkan dukungannya masing-masing. Diketahui, pada Pilkada lalu Jokowi bertarung dengan Fauzi Bowo untuk memperebutkan kursi Gubernur DKI Jakarta. Padahal ketika itu dirinya masih menjabat sebagai Walikota Solo (KCM/Nurmulia Rekso Purnomo)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...