23 November 2017

Performa Nokia 6 Dianggap Mengecewakan, Kenapa?

KONFRONTASI-Setelah sekian lama vakum, Nokia akhirnya kembali meluncurkan ponsel cerdas bersistem operasi Android pertamanya, yaitu Nokia 6. Ponsel cerdas ini baru dapat diperoleh khusus oleh konsumen pasar Tiongkok, pada awal tahun 2017 ini.

Namun, sejumlah pihak mengakui kecewa dengan ponsel cerdas yang turut menandai kembalinya Nokia di ranah perangkat komunikasi ini. Hal ini akibat dukungan Qualcomm Snapdragon 430 yang membekali Nokia 6.

Sebelumnya perangkat ini dikabarkan memakai Snapdragon 652, Snapdragon 625 atau Snapdragon 653. Kekecewaan ini dipicu akibat penilaian bahwa performa yang disuguhkan prosesor tersebut tidak sesuai dengan dukungan kapasitas RAM dan memori yang tergolong besar.

Qualcomm Snapdragon 430 merupakan prosesor ARM Cortex-A53 delapan inti yang diciptakan menggunakan proses 28nm dan berkecepatan 1,4GHz, dengan GPU Adreno 505. Prosesor ini mendukung OpenGL Es 3.1+ serta memiliki dukungan jaringan lengkap. 

Pada pengujian menggunakan aplikasi benchmark Geekbench, prosesor ini memperoleh nilai 630 poin untuk pengujian tunggal, dan 2742 poin pada pengujian multi-core. Sedangkan untuk performa grafis, GPU Adreno 506 memperoleh nilai 7,1 pada pengujian Manhattan off-screen di aplikasi GFXBench.

Perolehan nilai lebih dari 6 tersebut diperkirakan akibat penggunaan sistem operasi Android 7.0 Nougat pada Nokia 6 ini.

Sementara itu, menurut Gizmo China, selain kombinasi prosesor, RAM dan memori, dukungan chipset prosesor tersebut juga dinilai tidak sesuai dengan penawaran harga perangkat ini yaitu seharga USD245 atau sekitar Rp3,2 juta.

Namun, Nokia diperkirakan menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 835 yang lebih bertenaga pada salah satu dari lima atau enam ponsel yang akan diluncurkannya setelah Nokia 6 ini. [mr/mtv]

Tags: 
Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...