22 January 2020

Lakukan Ini Jika Komputer Terserang Virus Petya

Konfrontasi - Virus ransomware petya hampir memiliki kesamaan dengan virus wannacry hanya saja bisa menyerang lebih luas.

"Kalau wannacry menyerang file kalau ini (petya) yang diserang langsung hardisk-nya. Yang dienkripsi master file table," terang Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/Coordination Center (ID SIRTI), Bisyron Wahyudi saat konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (30/6/2017). 

Sama seperti wannacry, Bisyron menyebutkan bahwa petya juga meminta bayaran kepada pengguna komputer yang terserang virus. Pengguna harus membayar hingga 300 dolar AS dalam bentuk bitcoin supaya lepas dari virus tersebut. Namun Bisryon menyarankan, jika komputer sudah terserang petya sebaiknya tidak perlu sampai melakukan pembayaran.

"Kalau terkena virus jangan panik. Jangan melakukan pembayaran. Kalau ada tanda-tanda (terserang virus), matikan (komputer). Dan file diback up masih bisa diselamatkan," imbuhnya. 

Bisryon menjelaskan, cara kerja dan sistem penyebaran petya hampir sama dengan wannacry. Bisa melalui lampiran email yang masuk atau pun sambungan internet. Di Ukraina, lanjut Bisryon, diberitakan telah terserang virus petya melalui email situs lowongan kerja. 

"Hampir sama dengan wannacry. Kalau sudah ada satu komputer yang kena dia (petya) bisa menyebar melalui jaringan. Dia akan menscan semua jaringan," imbuhnya. 

Pemerintah hingga saat ini belum bisa memastikan asal kemunculan virus tersebut. Kata 'petya' sendiri berasal dari negara bagian timur. 

"Bahasa dari negara timur. Tapi belum tentu (sumber virus) dari negara itu beneran. Pertama kali ditemukan oleh NSE (National Stock Exchange) kemudian bocor oleh hacker," katanya. (rol/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...