10 December 2018

Kuba Akhirnya Buka Akses Internet Seluler

KONFRONTASI-Sejak Fidel Castro mengundurkan diri dari kursi presiden Kuba pada 2008, negara kepulauan di Karibia, Amerika Tengah, itu perlahan mulai terbuka. Terlebih setelah wafatnya sang pemimpin pada 25 November 2016. Kuba mulai menerima akses terhadap perusahaan asing dalam hal ini, Amerika Serikat.

Melansir dari CNBC, Rabu (5/12/2018), akses masyarakat untuk keterbukaan informasi akan semakin meluas. Pemerintah Kuba mengumumkan untuk meluncurkan akses internet 3G bagi pengguna telepon seluler di seluruh Kuba mulai Kamis besok.

Di bawah pemerintahan komunis, akses informasi untuk masyarakat tertutup. Baru pada 2013, setelah Fidel mengundurkan diri karena masalah kesehatan, Kuba membuka kafe internet. Itu juga yang mengelola adalah negara.

Setahun usai meninggalnya Fidel, yaitu tahun 2017, Kuba mulai memperkenalkan internet ke rumah dan hotspot Wi-Fi publik. Dan di tahun yang sama, Google masuk ke Kuba, menjadi perusahaan internet asing pertama yang masuk ke negara tersebut.

Perusahaan telekomunikasi negara, ETECSA mengumumkan akan menawarkan paket data mulai dari 600 MB seharga 7 peso Kuba atau setara USD7 hingga 4 GB untuk 30 peso atau setara USD30.

ETECSA mengumumkan bahwa peluncuran 3G di seluruh Kuba akan berlangsung mulai Kamis 6 Desember hingga Minggu 9 Desember 2018. Peningkatan akses internet ini merupakan bagian dari digitalisasi masyarakat Kuba.

Dengan akses internet yang lebih luas, Pemerintah Kuba berharap bisa mendorong pertumbuhan ekonomi negara. Awal November kemarin, Pemerintah Kuba mengatakan pertumbuhan ekonomi tahun 2018 ini diperkirakan sebesar 1%, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, sebesar 2%.

Sejak bubarnya Uni Soviet di era 1990-an, ekonomi Kuba turun tajam. Karena sebelumnya, USSR banyak mendukung negara itu secara finansial. [mr/tar]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...