21 September 2019

Gagal Registrasi SIM Card? Ini Penyebabnya

Konfrontasi - Meski baru diwajibkan mulai 31 Oktober 2017, tak sedikit masyarakat yang sudah melakukan registrasi SIM card saat ini. Beberapa dari mereka mengalami kegagalan. Hal-hal berikut bisa jadi penyebabnya.

Saat dikonfirmasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengaku sudah siap secara sistem. Artinya, seharusnya tidak ada masalah menghadapi serbuan ratusan juta SIM Card yang akan registrasi.

Bila ada yang masih gagal registrasi sekarang, Kominfo mengatakan pelanggan perlu mengecek kembali 16 angka yang tertera pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat validasi SIM Card.

"Perlu di cek kembali apakah sudah memasukkan 16 digit NIK dan KK itu sudah tepat atau belum," ujar Plt Kabiro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza.

Hal serupa juga disampaikan oleh Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI). Ketelitian memasukkan 16 angka NIK dan KK juga perlu dilakukan saat registrasi lewat SMS ke 4444.

"Mungkin perlu tahu gagalnya apa message-nya. Apa NIK dan KK yang dimasukkan salah atau kalau masih gagal lagi bisa hubungi ke call center masing-masing operator," ungkap Ketua ATSI Merza Fachys.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...