21 February 2019

Apple Ancam Pengembang Aplikasi yang Gunakan 'Screen Recording'

KONFRONTASI-Apple akhirnya mengambil tindakan terkait kasus screen recording yang diduga dilakukan oleh banyak aplikasi populer di iOS.

Apple memberi peringatan kepada pengembang aplikasi untuk segera menghapus penggunaan kode analitik terkait screen recording terebut. Perusahaan juga memberi pilihan kepada para pengembang tetap menggunakan, tapi memberi tahu penggunanya.

Dalam sebuah pernyataan melalui email, juru bicara Apple mengatakan bahwa melindungi privasi pengguna adalah yang terpenting dalam ekosistem Apple.

"Pedoman Peninjauan App Store kami mengharuskan aplikasi meminta persetujuan pengguna secara eksplisit dan memberikan indikasi visual yang jelas saat merekam, mencatat, atau membuat catatan aktivitas pengguna," ujar juru bicara dilansir TechCrunch, Sabtu (9/2/2019).

"Kami telah memberi tahu pengembang yang melanggar persyaratan dan pedoman privasi, dan akan segera mengambil tindakan jika perlu," tambah juru bicara itu itu.

Apple memberi pengembang waktu kurang dari sehari untuk menghapus kode dan mengirimkan kembali aplikasi mereka. Jika pengembang menolak melakukan kedua pilihan yang diberikan, Apple mengancam aplikasi tersebut akan dihapus selamanya dari App Store

Diberitakan sebelumnya, sejumlah aplikasi traveling dan ritel populer seperti pemesanan tiket pesawat, hotel, dan sejenisnya melakukan praktik perekaman layar iPhone tanpa sepengetahuan penggunanya.

Laporan ini berdasarkan penyelidikan TechCrunch yang mengungkapkan perusahaan besar, seperti Expedia, Hollister dan Hotels.com, melakukan hal yang sering disebut 'session replaying'.

Mereka melibatkan alat analisis pihak ketiga untuk merekam setiap ketuk dan geser yang dilakukan pengguna saat membuka aplikasi.

Dalam temuan ini, aktivitas perekaman juga termasuk ketika pengguna memasukkan informasi pribadi, seperti nomor paspor, nomor kartu kredit, dan berbagai informasi personal serta finansial lain.[mr/snd]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...