18 January 2020

Tiga Pelaku Penyerangan Salat Ied di Papua Ditembak Polisi

Tiga orang pelaku penyerangan warga yang tengah salat Idul Fitri di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua terluka tembak. Petugas terpaksa melumpuhkan mereka karena tak mengindahkan peringatan petugas.

"Para pelaku dalam jumlah besar bikin onar, bikin kacau," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Patridge Renwarin kepada CNN Indonesia, Jumat (17/7).

Petugas kepolisian yang mengamankan jalannya salat Idul Fitri awalnya sudah memberikan pemahaman. Petugas meminta massa yang mengancam akan menyerang jemaah salat Idul Fitri agar mengurungkan niatnya.

Namun bukannya menuruti apa yang katakan petugas, massa malah makin beringas. Massa malah membakar beberapa rumah dan kios yang ada.

Petugas menurut Patridge sudah memberikan tembakan peringatan ke udara. Tapi tembakan tersebut tak membuat massa menyurutkan langkah.

"Kami terpaksa melumpuhkan mereka, tiga orang terluka tembak," ujar Patridge.

Mereka yang terluka ini sudah dibawa ke Jayapura untuk mendapatkan perawatan intensif.

Puluhan orang tadi pagi mengancam akan menyerang warga yang tengah menjalankan salat Idul Fitri. Banyaknya penyerang yang datang membuat warga memilih menyelamatkan diri.

Belum diketahui penyebab penyerangan ini. Petugas menurut Patridge masih melakukan penyelidikan.

Saat ini kondisi di Tolikara dilaporkan kondusif. Petugas kemanan sudah berjaga-jaga mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. (CNN Indonesia/konfr)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...