27 May 2019

Tidak Ditahan, Jokdri Hanya Diperiksa Selama 22 Jam

 

KONFRONTASI -  Plt Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indoneisia (PSSI) Joko Driyono diperiksa selama 22 jam penyidik Satgas Antimafia Bola. Pemeriksaan yang kedua ini Jokdri , dilakukandilaku Kamis (21/2/2019) pukul 10.00 WIB hingga Jumat (22/2/2019) pukul 08.20 WIB.

Dalam pemeriksaan, Jokdri tidak langsung ditahan meski telah menyandang status tersangka dalam kasus pengrusakan barang bukti pengaturan skor.

“Saya mohon maaf tidak dapat menyampaikan substansi pertanyaan karena sudah masuk dalam ranah hukum. Saya ditanya lebih dari 17 pertanyaan,” kata Jokdri di Polda Metro Jaya, Jumat (22/2/2019).

Selain itu, ia mengaku siap jika penyidik harus memeriksa kembali dirinya. “Bisa saja akan ada pertemuan berikutnya untuk melengkapi data yang dirasa kurang, saya siap melakukan pemeriksaan berikutnya,” katanya.

Lebih lanjut saat ditanyai prihal yang dituduhkan kepadanya, Jokdri mengaku kalau hal tersebut sudah masuk dalam substansi pemeriksaan.

“Sekali lagi, tentang substansi pemeriksaan saya nggak bisa sampaikan,” jelasnya.

Sebelumnya, Joko Driyono menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas kasus perusakan barang bukti pengaturan skor selama 20 jam lamanya pada Senin (18/2/2019) hingga Selasa (19/2/2019) pagi. Sedianya, dia akan dicecar sebanyak 32 pertanyaan, namun dia baru dicecar sebanyak 17 pertanyaan.

Jokdri ditetapkan sebagai tersangka karena merusak barang bukti terkait pengaturan skor. Dia ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis 14 Februari 2019 lalu.(Jft/BeritaBuana)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...