23 August 2019

Satpol PP Tutup Paksa Kafe Dangdut di Koja, 7 Pengunjung dan 7 Wanita Penghibur Diangkut

Konfrontasi - Kafe dangdut di kawasan Koja, Jakarta Utara, ditutup paksa oleh Satpol PP serta aparat gabungan lainnya, Minggu (19/5/2019) dinihari.

Sejumlah pengunjung dan beberapa wanita penghibur, yang ada di dalamnya pun sempat diangkut petugas ke Polsek Koja.

Beberapa dari mereka ada yang menolak untuk dibawa, karena mengaku kalau keberadaannnya hanya sekedar untuk mendengarkan musik. “Kita datang cuma mau dengerin musik Pak, bukan buat mabok-mabokan. Kan buktinya masih sadar ini,” ucap seorang pengunjung.

Meskipun demikian, petugas meminta seluruh pengunjung, berikut para wanitanya untuk tetap ikut dan menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

“Ada tujuh pria dan tujuh wanita yang kita angkut ke Mapolsek,” ucap Kasatpol PP Jakarta Utara, Yusuf Madjid.

Dan selanjutnya, kata Yusuf, ketujuh wanita penghibur tersebut diserahkan ke Sudin Sosial Jakarta Utara, untuk kemudian dibawa ke panti sosial. “Ya biasanya, nanti disana mereka diberikan pembinaan dan keterampilan,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait penyegelan,  jajarannya telah memperingati bersama dengan adanya surat edaran

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta, Nomor 162 Tahun 2019, tentang waktu penyelenggaraan usaha pariwisata pada bulan suci Ramadan.

“Namun dari hasil patroli rutin anggota selama Ramadan, ada ditemukan satu cafe beroperasi tanpa menghiraukan aturan. Dan sebagaimana juga surat tugas Kasatpol PP DKI, maka kita pun langsung melakukan tindakan tegas berupa penyegelan,” katanya.

Mantan Camat Koja, ini juga meminta agar seluruh pengelola tempat hiburan malam yang ada di Jakarta Utara untuk mematuhi surat edaran mengenai aturan waktu penyelenggaraan usaha pariwisata pada bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H/ 2019 M. (pskt/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...