22 September 2019

Pulang dari Candi Cetho, Bocah 12 Tahun Nyemplung ke Jurang

Konfrontasi - Satu unit sepeda motor jatuh ke jurang di kawasan Pertigaan Cakruk, Desa Gumeng, Jenawi, Karanganyar, Minggu (11/12/2016) siang.

Sepeda motor Yamaha MX berpelat nomor BN 6959 CS yang dikendarai Raihan Melani, 12, warga Kendal RT 018/RW 005 Ngrampal, Sragen, terjun ke jurang dengan kedalaman puluhan meter.

Korban meninggal dunia setelah mengalami luka patah pergelangan tangan kiri, dan tulang leher bagian dalam. Diduga rem sepeda motor korban tak berfungsi dengan baik saat kejadian.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, saat itu korban memboncengkan temannya, Wahyu Arisya Putra, 12. Mereka dalam perjalanan pulang dari Candi Cetho. Wahyu selamat namuun mengalami beberapa luka di tubuhnya.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, melalui Kapolsek Jenawi, AKP Y. Iwan Kusnandar, saat dihubungi melalui telepon seluler (ponsel), mengonfirmasi adanya kecelakaan tersebut.

Menurut dia korban berkendara bersama teman lainnya, Ibnu Sabin Kusain, 12, asal Kendal RT 018/RW 005 Ngrampal, Sragen. Ibnu yang mengendarai sendiri sepeda motornya tak ikut jatuh ke jurang.

“Korban turun dari atas, kemungkinan rem sepeda motor tidak berfungsi baik, sehingga bablas ke jurang. Seharusnya mereka kan belok ke kanan, arah Jenawi, kan rumahnya Sragen,” tutur dia.

Sedangkan Kasubag Humas Polres Karanganyar, AKP Rochmat, mengimbau pengguna jalan ekstra hati-hati saat melintasi jalur itu. Menurut dia banyak jalur berbahaya di lereng Gunung Lawu. (solops/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...