26 May 2017

Polisi Bongkar Jaringan Prostitusi untuk Pejabat

KONFRONTASI - Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali membongkar jaringan prostitusi online.  Kali ini yang dibongkar adalah prostitusi kelas premium dengan tarif Rp 1,5 juta–Rp 3 juta. Tarif itu berlaku untuk kencan short time, sedangkan long time dipatok Rp 10 juta.

Jaringan prostitusi online kelas premium tersebut berkedok jasa penginapanonline. Karena kelasnya premium, konsumennya adalah kalangan pengusaha dan pejabat.

Seorang mucikari ditangkap polisi dari pengungkapan tersebut. Dia adalah Dewi Sundari, warga Gadel Sari Praja, Tandes, Surabaya. ’’Tersangka kami amankan dari sebuah hotel berbintang di kawasan Ngagel. Seperti pengungkapan sebelumnya, tersangka menjalankan bisnis prostitusi online ini sekitar setahun,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono Selasa (9/9).

Beberapa pekan sebelumnya, unit tipiter memang berhasil membongkar prostitusi online berbentuk ekspo prostitusi. Saat itu polisi menangkap Papi Piesank, mucikari prostitusi tersebut. Kepada penyidik, Piesank menyebut sudah menjalankan bisnis ilegal itu sekitar setahun.

Jika Piesank memanfaatkan website untuk menjual anak buahnya, Dewi yang akrab disapa Mami Dee menawarkan pekerja seks komersial (PSK) melaluibroadcast BlackBerry Messenger (BBM).[ian/jpn]

Category: 

loading...

Related Terms



News Feed

Loading...