26 May 2019

Pelaku Penganiaya Gadis Berhijab dengan Keji Terancam 5 Tahun Penjara

Konfrontasi - Muhammad Nurman Tajuddin, penganiaya Yunina Nadia Anggeraini hingga membabi buta di dalam konter di Desa Buncitan Kecamatan Sedati, terancam hukuman 5 tahun penjara.

Oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo, Nurman dijerat Pasal 351 KUHP ayat (1) KUHP tentang penganiayaan.

"Pelaku akan dijerat Pasal 351 KUHP yang mempunyai ancaman pidana hukuman 5 tahun penjara," tegas Kapolresta Sidoarjo Kombes Zain Dwi Nugroho Sabtu (16/2/2019).

Lanjut Zain, pasca ditangkap saat dalam perjalanan dari Jakarta mau ke Surabaya, Nurman langsung dibawa ke Mapolresta Sidoarjo. Nurman menjalani pemeriksaan penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Selain Nurman, pihaknya juga memeriksa beberapa saksi. Mulai korban, saksi di tempat kerja itu sendiri dan lainnya. "Dari keterangan saksi-saksi sudah kuat bukti penganiayaan itu dilakukan oleh pelaku," urai Zain.

Ia juga menyinggung, dalam penanganan kasus ini, pihaknya juga menyita rekamam CCTV yang ada. Bahkan rekaman itu sadisnya dinilai sudah kelewat batas.

"Yang beredar di medsos, seperti itu. Tapi ada rekaman yang utuh yang dan lebih kejam dibanding yang beredar," jelas mantan Sekpri Kapolri Jenderal Tito Karnavian tersebut.

Seperti diketahui, Beredar viral sebuah video hasil rekaman CCTV (Closed Circuit Television) di media sosial sampai juga group Facebook, soal aksi dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan seorang laki-laki terhadap perempuan berhijab.

Dari video dalam rekaman CCTV yang berdurasi 02:01 menit itu, nampak beberapa kali pelaku melayangkan bogem mentah ke wajah perempuan yang duduk di atas kursi. Bahkan nampak juga ia menarik paksa hijab yang dikenakannya hingga terjatuh ke lantai. (ini/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...