18 November 2018

Pedih! 10 Tahun Mengabdi, Honorer K2 Hanya Diupah Rp800 Ribu/bulan

KONFRONTASI-Ribuan guru honorer K2 (kategori dua) di Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan aksi mogok mengajar selama dua minggu sebagai bentuk protes terhadap seleksi CPNS 2018. Mereka menuntut segera diangkat menjadi PNS. Akibat aksi itu, sejumlah sekolah dasar negeri kewalahan mengajar siswa.

Ketua Forum Honorer Kategori Dua (FHK2) Kabupaten Tangerang, Suryanah menegaskan, aksi tersebut dilakukan karena Pemkab Tangerang tak memperhatikan nasib guru honorer. Salah satunya, perbaikan nasib dan hidup layak yang diajukan tidak terealisasi. Padahal, upaya pengabdian ribuan guru honorer telah cukup lama dilaksanakan.

“Kesejahteraan guru honorer semakin tidak jelas. Guru honor kategori dua sering dijanjikan mau diangkat jadi PNS, tapi justru pemerintah membuka lowongan bagi umum. Ya lebih baik kami tidak mengajar selama dua minggu lebih,” kata Suryana .

Ada sejumlah tuntutan yang diajukan guru honorer ke Pemkab Tangerang. Yakni meminta peningkatan status menjadi PNS, kenaikan upah dan penghapusan pengurangan jam mengajar.

“Harusnya pemkab memprioritaskan tenaga honorer K2 yang sudah puluhan tahun mengajar, tapi aturan lowongan PNS malah usia dibatasi. Sekarang ini saja jam mengajar sudah dikurangi dan upah kami hanya Rp 800 ribu per bulan,” ujar Suryanah.

Data FHK2 sendiri jumlah guru honorer di Kabupaten Tangerang yang ada mencapai 7.000 orang. Namun yang berstatus guru honorer K2 mencapai 2.057 orang. Adapun masa pengabdian guru honorer K2 mengajar di atas 10 tahun lebih. Upah yang diterima tiap bulan oleh guru honorer ini Rp800 ribu per bulan.

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...