14 October 2019

Oarfish dan Dua Legenda yang Selamatkan Banyak Nyawa dari Tsunami

KONFRONTASI -  Jika Anda pernah mendengar tentang keberadaan oarfish, mungkin akan langsung teringat tentang mitos yang mengaitkannya sebagai penanda gempa dan tsunamibesar. Hal ini diyakini oleh banyak masyarakat di seluruh dunia.

Sejumlah komunitas akademik menilai bahwa mitos itu ada benarnya. Mengingat habitat oarfish yang berada di laut sedalam 1.000 meter, memungkinkannya peka terhadap pergerakan lempeng Bumi di dasar laut.

Ditambah, mungkin saja ikan itu mampu mendeteksi dini tumbukan lempeng di dasar laut yang dapat menjadi sebab-musabab gempa berpotensi tsunami.

Menurut riwayat, seminggu sebelum gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter dan tsunami besar melanda pantai timur Jepang pada 11 Maret 2011, ditemukan banyak oarfish yang naik ke daratan pantai Jepang dan sebagian tersangkut di jaring nelayan. 

Tak hanya itu, ilmuwan juga menilai bahwa oarfish bertanggung jawab atas beberapa legenda tentang monster ular laut di sejumlah kebudayaan manusia.

Namun, apakah hal tersebut juga berlaku pada tragedi gempa dan tsunami yang melanda Palu, Donggala, dan Sigi pada Jumat pekan lalu? Tidak ada yang tahu.

Satu catatan yang masih terekam jelas adalah kemunculan oarfish berukuran panjang 3,5 meter di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada 18 Juni 2017. Hal itu langsung menarik perhatian warganet.

Kala itu. publik menduga-duga bencana gempa seperti apa yang akan terjadi di tanah Sulawesi, namun pada akhirnya tidak terbukti.

Kemudian ketika gempa dan tsunami melanda Palu, Sigi, dan Donggala pada Jumat pekan lalu, khalayak pun kembali mengaitkan kemunculan oarfish di Majene dengan bencana alam yang telah merenggut lebih dari 1.400 nyawa, berdasarkan data terakhir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu 3 Oktober.

Tidak hanya kemunculan oarfish, terjadinya gempa dahsyat juga memiliki keterkaitan dengan banyak mitos dan legenda lainnya, seperti dua contoh populer berikut, yang Liputan6.comrangkum dari beragam sumber, Rabu (3/10/2018):(Jft/Lpt-6)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...