28 February 2020

Nenek-nenek Ditelepon Polisi dan Sebut Nama Anak, Transfer Rp7 juta Akhirnya Komplain ke Kantor Polisi

KONFRONTASI -  Wanita 59 tahun ditipu pria yang mengaku polisi. Penipu itu meminta Rp7 juta karena anaknya menabrak dan bermotor tanpa surat-surat resmi.

Cucun, wanita itu, datang ke Polsek Senen bersama dua anaknya, Jumat (24/1/2020). Ia menunjukkan

bukti struk bukti transfer uang di ATM Bank BNI dan ATM Bank Mandiri ke rekening pelaku.

Petugas SPK Polsek Senen Aiptu Jhon Lains, yang menerima laporan korban  menuturkan sekitar pukul 16:30, wanita itu membesuk kerabat sakit yang dirawat di RSCM. Saat itu pula ia menerima telepon dari pria yang mengaku polisi.

Penelepon menyebutkan anaknya yang bernama Heru terlibat masalah hukum. Alasannya, mengendarai motor tanpa surat-surat lengkap seperti SIM dan STNK serta membawa barang mencurigakan.

Kepada wanita itu, penelepon mimta ditransfer secepatnya bila urusan mau cepat selesai. Wanita itu terpedaya karena penelepon menyebut nama anaknya dengan benar.

Tak ingin anak sengsara, ia mentransfer ke nomor rekening penelepon hingga empat kali. Total Rp7 juta digelontorkannya.

Begitu uang sudah ditransfer, korban merasa sadar. Ia pun segera menghubungi Heru, anak, namun ternyata si anak  baik-baik saja. Bahkan dalam perjalanan dari Kediri menuju Jakarta.

Namun nasi telah menjadi bubur. Semoga kelak semua akan lebih baik. (Jft/PKT)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...