26 May 2017

Narapidana Pelecahan Seksual Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Penjara

Konfrontasi - Rahmat bin Arifin, narapidana kasus pelecehan seksual, ditemukan tewas gantung diri di selnya di Blok F Nomor 13 Lembaga Permasyarakatan Kelas I Makassar, Rabu (27/1/2016), sekitar pukul 07.45 Wita. Pria 28 tahun itu diduga nekad mengakhiri hidupnya karena masalah pribadi yang dihadapinya. Jenazah warga Kecamatan Malengke Barat, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan itu, sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Kepala Lapas Kelas I Makassar, Tholib, mengatakan Rahmat meninggal murni karena bunuh diri. Motifnya karena stres setelah mengetahui istrinya selingkuh. "Dia (Rahmat) sempat curhat ke beberapa temannya di sel bahwa istrinya selingkuh dan menikah lagi. Diduga kuat itulah yang membuatnya nekad gantung diri," kata Tholib.

Rahmat dipenjara karena dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di Kabupaten Luwu Utara. Pengadilan menjatuhkan vonis 7 tahun 2 bulan penjara. "Dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak," ucap Tholib.

Dari pantauan Tempo, tim dokter kepolisian tiba di Lapas Kelas I Makassar, sekitar pukul 08.00 Wita. Tim dokter kepolisian itu melakukan identifikasi secara tertutup lantaran petugas lapas tidak mengijinkan jurnalis masuk. Berselang beberapa saat, dua mobil ambulance yang salah satunya mengangkut jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan medis. Tidak tampak keluarga Rahmat di lapas maupun di rumah sakit.

Kepala Kepolisian Sektor Rappocini, Komisaris Muari, menuturkan Rahmat gantung diri menggunakan sarung. Tidak ada temannya di sel maupun tetangga sel yang menyaksikan langsung kejadian itu lantaran lelap tertidur. Hal itu berdasakan pengakuan dua rekannya, Rustam dan Salama, di sel Lapas Kelas I Makassar.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, Rustam yang juga tetangga sel Rahmat mengaku sempat mendengar korban bernyanyi pada malam harinya. Adapun, Salama yang agak tuli berdalih tak mengetahui apapun lantaran tertidur. Rahmat ditemukan meninggal pertamakali oleh petugas jaga bernama Asrul. (tmp/mg)

Category: 

loading...

Related Terms



News Feed

Loading...